Pasang Iklan hubungi Indra 02191872929

Pasang Iklan link perusahaan di informasi komersial Rp 75,000 /bulan

Pasang Iklan Sponsor Perusahaan Rp 100,000 /bulan


Info Hubungi Indra: 021 9187 2929-0813 9809 1829


Selasa, 31 Agustus 2010

Menjadi Organizer untuk Diri Sendiri

Bagaimana Anda menjalani aktivitas setiap harinya? Cenderung berjalan saja apa adanya tanpa rencana, atau sebaliknya, mencatat rapi semua kegiatan dalam fitur kalender di ponsel? Coba saja kenali sejauhmana Anda mengorganisasi diri, dengan kriteria di bawah ini. Lihat juga apakah Anda menjalani yang kebanyakan orang lakukan.

Mengandalkan ponsel sebagai panduan
Ponsel menjadi barang penting yang tak boleh terlupakan setiap hari. Daftar aktivitas atau tugas Anda setiap harinya tersimpan rapi di ponsel. Semua rencana tersusun di sana, dan ponsel inilah yang akan memberitahu kemana Anda akan pergi pagi, siang, sore, hingga malam.

Jika ini kebiasaan Anda, sekitar 10 persen pembaca yang mengikuti poling dari situs Shine (saat artikel ini dibuat) memiliki cara yang sama dengan Anda.

Selalu menyimpan barang pada tempatnya
Di rumah Anda, sudah tersedia meja atau wadah tempat menyimpan berbagai barang bawaan selepas bekerja. Begitu memasuki rumah, Anda sudah menuju tempat menggantung kunci kendaraan, wadah penyimpan ponsel, kacamata, dan meja yang khusus menjadi kediaman tas Anda. Begitupun dengan tempat jaket dan sepatu. Semua tertata rapi pada tempatnya, begitu tiba di rumah.

Sekitar 19 persen peserta poling menjawab hal yang sama.

Patuh pada rencana, dan bisa mengatakan tidak untuk acara mendadak
Waktu begitu berharga bagi Anda, sehingga tak mudah bagi Anda mengiyakan semua undangan acara jika tak direncanakan sejak awal. Begitupun saat mendapatkan tawaran project yang membutuhkan komitmen, Anda akan sangat memperhitungkannya, dan melihat kembali daftar kerja Anda. Jadi, Anda cenderung tak bisa spontan menyetujui ajakan mendadak yang tanpa perencanaan sebelumnya.

Hanya 11 persen peserta poling yang melakukan hal ini.

Selalu berbenah minimal 10 menit menjelang tidur
Menjelang malam hari, begitu tiba di rumah Anda akan memastikan untuk berbenah minimal 10 menit. Kebiasaan seperti ini selalu berulang setiap hari sebagai bagian rutinitas yang terjadwal. Bisa jadi, Anda hanya bisa tidur nyaman dengan kondisi rumah atau kamar yang lebih baik, setidaknya tidak berantakan.

Sekitar 13 orang melakukan hal ini setiap hari.

Menuliskan segala hal di kalender
Janji bertemu sahabat, jadwal membayar tagihan, hingga tanggal terakhir menstruasi, semua tercatat di kalender Anda. Bagi Anda menuliskan semua hal yang dianggap penting dalam kalender akan memudahkan rencana aktivitas Anda setiap harinya.

Cukup banyak yang melakukan hal ini, sekitar 12 persen.

Sesekali mencoba resep baru, tetapi lebih sering memasak makanan favorit sajaMencoba resep baru perlu direncanakan waktunya, jadi melakukannya hanya cukup sesekali. Anda lebih sering melakukan kebiasaan yang sudah berjalan setiap harinya, memasak makanan kesukaan. Melakukan hal spontan tanpa direncanakan sebelumnya bukan menjadi kebiasaan Anda.

Hanya sembilan persen orang yang melakukan ini.

Mengatur jadwal olahraga seminggu sebelumnya
Semua hal harus terencana dengan baik, termasuk jadwal fitnes, yoga, atau renang sekalipun. Hal ini akan memudahkan Anda menyesuaikan dengan kegiatan lainnya.

Hm..., hanya lima persen pelaku kebiasaan ini, ataukah mungkin sedikit orang yang berolahraga?

Membuat daftar keinginan dan menempelkannya di tempat yang mudah dilihat setiap hari
Apa yang paling Anda inginkan dalam hidup perlu dicatat, lalu ditempelkan di suatu tempat di kamar atau bagian lain rumah Anda. Cara ini akan memotivasi Anda untuk meraih gol yang sudah Anda targetkan. Karenanya, Anda merasa perlu melakukan aktivitas setiap hari atau setiap minggu sesuai jadwal. Jika ada kegiatan yang tak mendukung Anda meraih gol tersebut, Anda takkan membuang waktu untuk melakukannya.

Oke, semakin sedikit orang yang melakukan hal ini, hanya lima persen saja. Padahal ada baiknya mencatat apa saja yang Anda inginkan agar tujuan lebih spesifik dan Anda tahu apa yang sedang Anda tuju.

Anda punya cara lain untuk mengatur diri sendiri?
WAF

Editor: Dini

Sumber: Shine

ditulis kembali  by :Indra putra

Jangan Jadi Penumpang Pesawat yang Menyebalkan

Perjalanan naik pesawat terbang memang lebih cepat dan efisien, tetapi lebih mahal pula. Akan sangat menyebalkan jika ada penumpang lain yang bertingkah menyebalkan, kan? Memang, untuk menjadi penumpang pesawat, kita harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Namun, namanya juga penumpang, alangkah lebih baik jika semua penumpang bisa bertingkah dengan baik. Banyak mengeluarkan uang bukan berarti bisa bertingkah sesuka hati. Ada tindakan-tindakan tertentu yang bisa membuat kenyamanan orang lain terganggu. Apa sajakah?

1. Barang-barang berlogam
Anda sudah tahu pasti, sebelum masuk ke ruang tunggu boarding, Anda akan diminta untuk melewati detektor logam. Jadi, cobalah untuk tidak menimbulkan antrean panjang di belakang Anda dengan menyiapkan barang-barang logam, seperti ponsel, laptop, dan lainnya untuk segera diletakkan pada baki saat Anda melewati detektor logam. Keluarkan barang-barang cairan sesegera mungkin, pastikan semua dalam bentuk kecil dan tidak lebih dari 1 liter saat digabungkan. Minuman pun akan dihitung sebagai cairan, sebisa mungkin hindari membawa minuman dalam jumlah besar. Jangan pula membawa benda tajam, seperti gunting atau pisau lipat ala MacGyver, karena pasti akan disita. Percuma menitipkan pada petugas untuk diambil saat kepulangan Anda, pasti hilang. Jadi, tolong jangan mengganggu orang lain dengan melakukan hal-hal tadi di pemeriksaan, apalagi jika ditambah dengan berargumen yang sudah jelas Anda yang salah.

2. Saat berdiri di travelator (yang seperti eskalator, tetapi datar), jangan berjalan tergesa-gesa dan ingin melewati semua orang jika sedang tidak terburu-buru. Saat Anda sedang berada di atas alat ini, berdirilah di sebelah kanan. Ini merupakan aturan tak tertulis, tetapi sudah global untuk diketahui, beri jalan untuk melewati Anda dari sebelah kiri. Pastikan barang-barang bawaan Anda pun tidak menghalangi jalan orang-orang yang harus melewati Anda.

3. Orang-orang yang akan membawa barang ke dalam kabin akan cukup banyak. Tak heran kalau barang bawaan Anda tak akan bisa disimpan tepat di laci di atas kepala Anda. Tak perlu panik atau memanggil pramugari atau marah-marah, carilah tempat yang masih kosong. Kalau memang tak ada yang dekat dan tak ingin terlalu jauh dari barang bawaan Anda, cukup simpan di dekat kaki Anda.

4. Cobalah jadi orang yang akomodatif terhadap penumpang yang duduknya berdekatan dengan Anda tanpa terlihat menyebalkan. Jika Anda sudah menyapa dan orang tersebut terlihat tidak ingin beradu kontak mata dengan Anda, bisa jadi orang tersebut tidak tertarik untuk ngobrol. Jangan paksakan. Atau ketika Anda duduk di dekat jendela, dan melihat si penumpang di sebelah sudah mengantuk, tutuplah jendelanya, matikan lampu. Tidakkah Anda akan lebih nyaman jika orang yang duduknya dekat dengan Anda melakukan hal yang sama jika keadaannya terbalik?

5. Awas aroma terlalu kencang. Ya, makanan pesawat memang kurang enak, tak heran banyak yang bawa bekal sendiri. Tetapi, hati-hati dengan bekal yang Anda bawa. Jangan membawa makanan yang aromanya terlalu kencang, seperti bawang-bawangan atau terasi. Kasihan yang duduk di sekitaran Anda, dong. Bawalah bekal yang aromanya tak mengganggu orang lain. Misal, snack roti atau cokelat, atau lainnya.

6. Anda pasti sudah tahu peraturan untuk tidak menyalakan alat-alat elektronik, seperti ponsel, laptop, dan lainnya saat berada di atas pesawat. Perlu diketahui, peraturan ini dibuat bukan sembarangan. Apa pun pekerjaan Anda, tunggulah hingga Anda tiba di dalam gedung baru nyalakan kembali ponsel Anda. Jangan pula menyalakan ponsel saat sudah duduk di dalam pesawat, Anda akan membahayakan seluruh penumpang di dalam pesawat.

7. Anak berisik. Aduh, ini adalah hal yang sangat menyebalkan. Saat Anda tahu akan bepergian dengan si kecil, ketahuilah, ia tak akan merasa nyaman! Jadi, bawa segala macam hal yang bisa menenangkan dia. Beri obat antimabuk, bawa mainan kesayangannya, bawa snack untuk dimakan, dan bawa baju gantinya. Semua barang ini harus dalam jangkauan orang yang memegang si kecil. Mengapa? Orang-orang di sekitar Anda yang akan mendengar teriakan dan tangisan si kecil pasti tak akan suka dengan segala keributan ini. Jika Anda merasa terganggu oleh suara anak orang lain, coba sampaikan keluhan Anda ini dengan sopan. Membuat orang lain merasa seperti orangtua yang tak cakap hanya akan memperkeruh suasana. Ide baik pula jika Anda membawa penutup telinga setiap kali akan naik pesawat.

8. Tetap duduk hingga pesawat benar-benar berhenti. Anda pasti ingin segera turun dari pesawat begitu roda pesawat menyentuh daratan. Tetapi kan Anda belum disuruh. Peraturan dibuat bukan untuk dilanggar, tetapi karena memang ada untuk keselamatan Anda. Meski Anda beberapa detik lebih cepat ketimbang orang-orang lain yang juga ingin mengambil barang di atas, Anda mau ke mana juga? Kan pintu depan masih ditutup. Anda hanya akan mengganggu perjalanan orang-orang dan pramugari yang harus melewati Anda. Sudah pasti Anda akan terdorong-dorong.

9. Saat menunggu bagasi Anda di conveyor belt, tak perlu menyelinap hingga dan memaksa melewati orang-orang yang sudah menunggu sejak lama. Toh, conveyor belt itu cukup panjang, tunggulah di ujung lain, barang Anda akan tiba di depan Anda juga.  
Jika Anda bisa bersikap baik, tentu orang lain juga akan bersikap baik juga. Toh, bersikap baik tak ada salahnya, kan?

by :Indra putra

"Entrepreneurship" Terbukti Mengubah Masa Depan

KOMPAS.com - Tahun 2001, ketika lepas usia 70 tahun, saya membandingkan dan menganalisa kenapa bangsa Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Tahun 1960-an tidak banyak perbedaan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sekarang kita-saat GDP per kapita kita 2.300 dollar AS, Malaysia sudah mencapai 8.118 dollar AS, dan Singapura sudah mencapai 38.972 dollar AS. Kita ketinggalan jauh, bukan? Setelah 65 tahun Indonesia merdeka, saya melihat masalah pengangguran dan kemiskinan masih belum terpecahkan secara memuaskan.

Puncak dari refleksi saya akhirnya mengerucut pada kata entrepreneurship ketika entrepreneurship saya nyatakan sebagai "kesanggupan mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas". Dalam konsepsi saya seorang entrepreneur bukan hanya mampu menciptakan kerja bagi diri sendiri saja, namun ia juga mampu melakukan perubahan yang dramatis dan kreatif (kotoran dan rongsokan jadi emas), menghasilkan produk akhir yang disambut pasar (seperti emas) dan mampu melipatgandakan sumber-sumber daya yang ia miliki. Itulah yang sesungguhnya terjadi dalam diri saya sendiri, itulah strategi kehidupan yang saya jalani tanpa saya sadari.

Berita harian Kompas tanggal 18 Agustus 2010 dengan judul China Resmi Salip Jepang memperkuat keyakinan saya. Selama 30 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi China berhasil mencengangkan dunia sehingga akhirnya pada tahun 2010, China berhasil mengungguli PDB Jepang dan dinobatkan jadi negara adi daya ekonomi nomor 2 di dunia setelah Amerika Serikat. Padahal 5 tahun yang lalu PDB China baru mencapai angka 2.3 triliun dollar AS atau sekitar separuh dari PDB Jepang.

Kemajuan ekonomi yang luar biasa dari China adalah karena begitu banyak entrepreneur yang melakukan kiprah inovasi di negara-negara tersebut. Semakin banyak entrepreneur dimiliki oleh sebuah negara akan semakin makmur negara tersebut. Menciptakan sebanyak mungkin entrepreneur di suatu negara jelas memiliki kaitan dengan kesejahteraan bangsa tersebut, setidaknya terdapat 4 alasan:

- Solusi bagi dirinya sendiri, karena mereka tidak perlu jadi penganggur, mereka adalah pencipta kerja bagi dirinya sendiri.
- Solusi bagi sesamanya, karena dari pekerjaannya, mereka menciptakan pekerjaan bagi orang lain.
- Solusi bagi komunitasnya, karena dari daya inovasinya ia akan mengubah kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi produk yang dibutuhkan dunia.
- Solusi bagi negara, karena dari hasil karya para entrepreneur, beragam pajak dapat dipungut untuk membiayai pemerintahan dan kelangsungan pembangunan.

Adalah sangat mengkhawatirkan bagi masa depan bangsa bila kita gagal menciptakan para entrepreneur pencipta kerja yang mampu mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Harapan kita, di masa depan bertumpu pada para innovative entrepreneur Indonesia yang sekarang masih berada di bangku-bangku sekolah kita. Mereka harus kita persiapkan jadi entrepreneur baru untuk kesejahteraan Indonesia di masa depan.

Sekarang tiba saatnya untuk membangkitkan kembali semangat dan kecakapan innovative entrepreneurship untuk menghasilkan jutaan entrepreneur baru bagi bangsa. Saya percaya melalui sebuah transformasi yang terencana 25 tahun ke muka maka setidaknya 4 juta entrepreneur baru akan tercipta. Itulah doa saya, itulah misi hidup saya, itulah juga harapan saya.

DR. Ir. Ciputra
Pendiri UCEC (Universitas Ciputra Entrepreneurship Centre)
Jl. Satrio Kav. 6, Jakarta 11520
T. 021-520 7333
www.ciputra.org



Editor: Nadia Felicia

Sumber: Kompas Klasika
by :Indra putra

Etiket Menambah Networking via Online

Bagi para pekerja yang sibuk, mencari waktu untuk bersosialisasi memang agak menyulitkan. Itu sebabnya, membangun jejaring secara online menjadi cara paling mudah dan efisien untuk dilakukan. Dengan cara ini, para pekerja dapat menemukan teman-teman dan kolega baru tanpa harus beranjak dari meja kerja. Bahkan dengan cara ini, kita bisa menemukan ratusan profesional yang bergelut di bidang serupa.

Coba saja buka sejumlah situs seperti LinkedIn.com dan MeetUp.com, serta forum diskusi dan chat room. situs-situs ini akan membuat kita lebih mudah memperluas jaringan profesional. Anda bisa menemukan orang-orang dengan profesi sama dari berbagai negara di penjuru dunia sehingga menambah jumlah teman dan kolega. Asyik, kan?

Meskipun begitu, ada hal-hal yang tetap perlu diperhatikan. Pasalnya, jika tidak menggunakan jejaring online ini secara bijak, Anda bisa membuat kesalahan yang malah akan menyusutkan jumlah kontak Anda.

Lalu, bagaimana cara membangun online networking yang efektif? Ini etiketnya:
1. Pilih forum tepat
Seperti apa forum yang bagus? Forum terbaik untuk jaringan profesional adalah yang memiliki moderator yang baik dan sering dikunjungi papra peserta dengan banyak ilmu yang dapat dibagi. Dengan bergabung di forum ini, Anda tak hanya menambah teman tapi juga menambah ilmu yang berguna untuk profesi.

2. Pelajari aturan mainnya
Setelah bergabung, jangan langsung berpartisipasi dalam sebuah diskusi online. Pelajari dulu aturan yang berlaku di forum tersebut. Luangkan waktu Anda untuk juga memeriksa arsip atau FAQ (Frequently Asked Questions), sehingga Anda mendapat wawasan tambahan tentang grup tersebut. Pastikan Anda membaca pedomannya karena beebrapa forum mungkin tidak mengizinkan peserta untuk mempromosikan layanan mereka. Sementara yang lain mungkin memiliki ruang chatting yang ditujukan hanya untuk melakukan bisnis.

3. Selektif berkomentar
Perlu diingat, ini adalah forum profesional. Jadi, Anda tak perlu memberikan tanggapan atas setiap topik. Apalagi jika tanggapan Anda hanya berupa lelucon yang tidak banyak berguna. Anda akan mendapatkan kredibilitas yang lebih jika memberikan komentar mengenai topik yang Anda ketahui secara baik. Selain itu, akan lebih baik juga jika Anda mengirimkan pesan kepada peserta secara langsung (istilahnya jalur pribadi) daripada mengirimnya untuk seluruh anggota grup, terutama jika topik yang ingin Anda diskusikan hanya berkaitan dengan beberapa orang tertentu.

4. Jangan asal melucu
Hindari mengeluarkan kata-kata kasar, meski sebenarnya tujuan Anda hanya untuk melucu. Pasalnya, apa yang Anda anggap sebagai humor bisa ditangkap sebagai humor bisa ditangnkap sebagai kritik yang membakar dalam sebuah postingan. Usahakan selalu bersikap hormat dan toleran terhadap ide dan pendapat orang lain. Mungkin saja Anda tersinggung dengan komentar salah satu anggota yang tidak setuju dengan Anda. Namun, tahan godaan untuk menulis pesan berupa respon keras. Komentar bernada negatif atau defensif hanya akan membuat situasi menjadi panas.

5. Koreksi isi posting
Hindari membicarakan masalah pribadi di forum online meski itu petualangan akhir pekan yang gila-gilaan. Baca pesan kembali untuk memastikan Anda tidak mengungkap informasi rahasia, misalnya tentang diri Anda atau perusahaan tempat bekerja. Atau menulis sesuatu yang terkesan kasar atau sombong. Salah ketik atau kesalahan tata bahasa juga dapat membuat Anda terlihat tidak profesional.

6. Siapkan signature line
Anda tentu ingin identitas diri diketahui anggota forum lainnya saat memberikan komentar atau bantuan. Identitas di sini bukan sekadar nama dan alamat email saja, melainkan juga informasi singkat tentang diri Anda. Untuk itu, Anda perlu menyertakan signature line di setiap akhir komentar. Signature line adalah teks pendek yang dapat dipasang melekat pada akhir pesan elektronik secara otomatis. Cara ini berguna untuk membantu mengidentifikasi diri Anda. Sebuah signature line biasanya berisi nama, perusahaan, atau afiliasi profesional, serta informasi kontak.

7. "Jual Diri"
Memang, Anda bergabung dengan forum untuk memperluas jejaring profesional. Namun, janganlah muncul hanya untuk berkonsultasi. Kirimlah email kepada kontak bisnis secara teratur dan tawarkan bantuan atau sekadar berbagi artikel berita untuk kemajuan bisnis Anda.
sumber:kompas.com
by :Indra putra

4 Rahasia Menjadi Orang Kaya


Keterampilan mengelola uang akan menentukan apakah seseorang sukses secara finansial dan menjadi kaya karenanya atau tidak. Meski begitu, keterampilan ini sangat bisa dipelajari dan membutuhkan konsistensi.

Valentino Dinsi, SE, MM, MBA, pendiri MuslimCOACH menyebutkan, hanya satu persen orang di dunia yang mengontrol 50 persen uang yang beredar, dan lima persen orang di dunia yang menguasai 90 persen uang beredar. Ini sama artinya dengan semakin banyak orang yang memperebutkan sedikit uang.

"Jika pun uang beredar di dunia ini dibagi rata setiap orang, 25 milyar per orang misalnya. Dalam lima tahun komposisinya akan kembali seperti awal tadi. Karena begitu menerima uang banyak, kecenderungannya orang akan konsumtif," jelas Valentino, dalam dalam seminar bertema "Entrepreneur in You" yang diadakan oleh Department Group of Magazine, Kompas Gramedia beberapa waktu lalu.

Lantas bagaimana sebagian kecil orang di dunia mengelola uangnya dan sukses finansial serta menjadi kaya karenanya?

1. Jangan bergantung pada satu sumber penghasilan
Menjadi kaya sama dengan bekerja lebih giat dan menarik uang lebih banyak. Bergantung pada satu sumber penghasilan takkan cukup menambah pendapatan. Jadi, caranya menjadi kaya adalah dengan mencari sumber pendapatan kedua atau ketiga. Anda bisa mencari tambahan penghasilan dengan keterampilan atau hobi yang dimiliki dan bisa dikerjakan dari rumah. Seperti menjadi penulis buku freelance dan mengerjakannya sepulang kantor. Atau keahlian lain yang berbeda dari pekerjaan Anda saat ini.

2. Akumulasi aset

Semakin banyak aset Anda, semakin besar nilai kekayaan Anda. Mulailah berinvestasi. Membeli tanah, bisnis franchise yang memudahkan dan laris di pasaran, atau bentuk investasi lain. Tentu saja Anda perlu menambah pengetahuan seputar investasi termasuk risikonya. Dengan mempelajari jenis dan risiko investasi, Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan sekaligus mengakumulasi aset Anda.

3. Terapkan teori "compounding"
Seperti dikutip www.dowtheoryletters.com dalam buku Irwin Shaw bertajuk Rich Man, Poor Man disebutkan, compounding menjadi aturan pertama untuk menghasilkan uang dan menjadi jalan menuju kaya. Jalan ini mengandung makna, Anda harus gigih dalam berupaya menghasilkan uang. Anda juga memerlukan kecerdasan untuk tetap menjalani pekerjaan (yang menghasilkan uang tersebut). Artinya Anda perlu memahami betul apa yang Anda lakukan dan mengapa Anda melakukan pekerjaan tersebut. Selain itu compounding juga bermakna Anda perlu memiliki pengetahuan matematika untuk dapat memperhitungkan penghasilan yang Anda miliki dan mengelolanya dengan tepat. Selain itu, sukses finansial membutuhkan waktu, dan bukan sukses instan yang hanya bertahan sementara. 
4. Menjalani empat profesi ini
Valentino menyebutkan empat profesi orang terkaya di dunia adalah:
* Entrepreneur
* Pialang saham
* CEO/ Direktur Utama sebuah perusahaan.
* Staf penjualan door to door yang dibayar berdasarkan komisi hasil penjualan.

Jika disimak, daftar 10 orang terkaya di Indonesia menurut majalah Forbes (versi September 2008) adalah pengusaha. Sebut saja lima besarnya seperti Aburizal Bakrie dan keluarga (5,4 miliar dollar AS),  Sukanto Tanoto dan keluarga mengelola Garuda Mas (4,7 miliar dollar AS),  R. Budi Hartono (3,14 miliar dollar AS), Budi Hartono dan Michael Hartono, dua saudara kandung yang memiliki saham di perusahaan rokok Djarum dan BCA (3,08 miliar dollar AS),  Eka Tjipta Widjaja dan keluarga pemilik Sinar Mas Group (2,8 miliar dollar AS), dan sederet penguasaha kaya lainnya.

by :Indra putra

4 Langkah Memulai PDKT

sumber :kompas.com
Bahasa tubuh lewat senyum dan jabat tangan erat bisa memberikan impresi pertama yang hangat kepada orang yang baru Anda kenal.

Mendekati atau berkenalan dengan orang baru bisa menjadi hal yang menyebalkan untuk sebagai orang. Takut akan penolakan atau tatapan tak menyenangkan dan banyak hal lain yang bisa menyebabkan ketakutan untuk memulai PDKT tersebut. Untuk sebagian orang, yang lancar-lancar saja melakukannya, memiliki dua hal yang memudahkan mereka, yaitu pengalaman untuk melakukannya berkali-kali dan taktik tertentu (yang kadang tak disadari). Mereka mempelajari hal-hal apa yang diperlukan untuk bisa diterima oleh orang yang sedang mereka dekati, dan hal ini bisa dipelajari oleh siapa pun. Berikut adalah empat langkah untuk mendekati seseorang agar mendapatkan respons positif dari mereka, tak perlu karena untuk mendekati lawan jenis, tetapi juga untuk mendekati siapa pun yang Anda butuhkan kerja samanya.

Langkah 1: Tenangkan bahasa tubuh Anda
Seperti diketahui, bahasa tubuh adalah hal yang amat berharga, namun jarang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Amat krusial untuk mengetahui bahasa tubuh apa yang sering kali tercipta oleh tubuh kita sehari-hari. Pastikan Anda tidak mengomunikasikan kegugupan atau sifat bertahan yang bisa Anda rasakan saat berkenalan dengan orang lain. Sikap tubuh yang bisa menyampaikan pesan bahwa Anda berada dalam sikap defensif, antara lain, dagu ditekan ke dalam, lengan tegang di sisi tubuh, mengepalkan tangan, menyilangkan tangan di depan dada, atau kepala menyerong dengan dagu diangkat. Sikap tubuh semacam ini bisa mengisyaratkan bahwa Anda adalah tipe orang yang arogan. Cobalah untuk melihat diri Anda di cermin, latihlah untuk dagu agar berada dalam level datar dan lurus, kurangi dampak visual dari lengan dan tangan Anda. Buat tangan Anda cukup santai dan tidak sibuk karena aktivitas lain, setidaknya agar tangan Anda bisa menunjuk ke suatu titik jika diperlukan.

Langkah 2: Pertahankan kontak mata
Indikasi pertama yang bisa Anda berikan pada seseorang untuk memberitahu niat baik Anda bisa dimulai dengan tatapan. Kita tak perlu menekankan pentingnya kontak mata dalam komunikasi nonverbal, namun perlu diingat bahwa kesan pertama dimulai dari kontak mata. Dari titik tersebut, Anda memiliki 1-2 detik untuk mengekspresikan niat baik Anda dalam bahasa tubuh dan pandangan mata. Jadi, pastikan untuk selalu siap ketika pandangan matanya bertemu dengan pandangan mata Anda.

Langkah 3: Senyum
Tak perlu diragukan lagi, senyuman adalah langkah esensial untuk mendekati seseorang. Bukan senyum yang terlalu lebar atau yang tengil, namun yang bersahabat dan kalem. Senyuman adalah satu elemen dalam buku berjudul How to Win Friends and Influence People karangan Dale Carnegie. Perlu diketahui, mata Anda pun bisa mengisyaratkan jika Anda memberi senyuman palsu, pastikan Anda memberikan senyuman tulus.

Langkah 4: Membuka dengan ucapan salam
Ketika kita mendekati teman, mengirimkan e-mail atau SMS, amat jarang kita untuk membukanya dengan ucapan salam. Seiring waktu, semakin kita mengenal orang tersebut, ucapan salam pembuka amat jarang dilakukan. Namun, kita tak bisa dengan serta-merta membuka perbincangan langsung dengan orang yang belum kita kenal dekat dengan langsung begitu saja.

Ucapan salam pembuka saat berkenalan adalah sopan santun dasar yang penting dilakukan. Bukalah percakapan dengan orang yang belum Anda kenal dengan kata-kata seperti "Hai" atau "Selamat pagi", atau "Permisi, numpang tanya...." Dengan begini, Anda tidak dengan tiba-tiba "menerobos" batas pribadi seseorang.
by :Indra putra

10 Kesalahan Saat PDKT


Kencan adalah masa penjajakan, untuk saling mengenal diri satu sama lain dan menilai kecocokan.

1001 cara tentu akan Anda lakukan untuk mendapatkan hati pria incaran. Jangan salah langkah, bisa-bisa ide cemerlang berubah jadi bumerang. Nah, agar usaha menarik perhatian si dia tak sia-sia, jauhi sikap yang bias membuatnya menjauh. Tampillah sempurna dan hindari kesalahan ini.

1. Menggunakan Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh bisa menjadi cara paling ampuh untuk mendapatkan perhatian, sekaligus cara yang paling tak dimengerti pria. Memainkan dan memilinkan rambut bisa merebut perhatiannya, namun jika dilakukan terus-menerus si dia malah akan menganggap Anda sedang gugup. Tak perlu susah-susah memikirkan gaya, senyum manis Anda ternyata cukup membuatnya tertarik.

2. Bersikap Berlebihan
Tak perlu menunjukkan sikap berlebihan, seperti terlalu antusias menceritakan banyak hal agar mendapat kesan kalau Anda enak diajak bicara, atau tertawa terbahak-bahak saat ia melancarkan lelucon. Ini membuat pria menganggap kalau Anda sedang bertingkah aneh. Tampil smart, elegan, dan tidak dibuat-buat, itu yang diharapkan si dia dari Anda.

3. Menggoda Lewat Jejaring Sosial
Jejaring sosial sangat efektif untuk menjalin hubungan pertemanan, tetapi bukan cara yang tepat untuk mengutarakan ketertarikan pada si dia. Alih-alih menarik perhatian, si dia malah menganggap godaan anda hanya sebagai lelucon pertemanan saja. Goda saja dia secara langsung, karena membuat pria merasa spesial dan menilai Anda bersikap berani dan dewasa. Tetapi jangan berlebihan, ya, karena bukannya mendekat dia malah kabur, lagi.

4. SMS dan Telepon yang Tidak Penting
Niatnya sih, ingin memberi perhatian, tapi percayalah jurus ini tidak mempan. Menelepon atau mengirim pesan singkat yang berisi ucapan selamat pagi atau menanyakannya sudah makan atau belum, tak akan membuatnya tergoda. Apalagi jika aksi ini dilancarkan setiap hari. Bisa dipastikan si dia akan merasa risih. Toh, Anda juga bukan perawatnya yang harus selalu mengingatkan si dia makan, kan? Sebaiknya SMS atau telepon dia hanya untuk hal yang penting saja. Hitung-hitung hemat pulsa, kan?

5. Membicarakan Keburukan Mantan
Berbicara dengan pria incaran memang sering membuat gugup dan kehabisan kata-kata. Carilah topik apa pun asal tidak membicarakan keburukan mantan, seperti, "Mantanku itu, pacarnya di mana-mana," atau "Enggak tahu deh kenapa hubunganku bisa lama banget sama mantanku itu, padahal pelitnya minta ampun." Sebelum melontarkan ini, pikirkan kalau semua pria itu sama. Bisa jadi si dia juga memiliki sifat yang sama dengan si mantan. Misal, terlalu sering bermain game, atau terlalu banyak teman perempuan. Kalaupun tidak, si dia akan berpikir Anda akan membicarakannya ke semua orang saat dia berbuat kesalahan pada Anda.

6. Menjelekkan Perempuan Lain

Hindari juga mengomentari keburukan perempuan lain. Misalnya, berkomentar negatif pada perempuan berpakaian terbuka yang melintas di depan Anda. Atau membicarakan teman yang punya pacar banyak. Membicarakan keburukan orang lain bisa membuatnya berpikir kalau Anda tak percaya diri dan memiliki sifat iri. Membicarakan musik favorit jauh lebih baik.

7. Mengandalkan Daya Tarik Seksual

Jika tak ingin si dia mendekat hanya karena tubuh Anda, tak perlu memakai rok minim dan atasan terlalu terbuka saat berkencan. Penampilan yang terlalu seksi bisa membuatnya lupa untuk mengenal Anda lebih dalam, karena sibuk mengagumi atau berkomentar dalam hati tampilan Anda. Penampilan yang kasual bisa mencairkan suasana dan membuat si dia nyaman berhadapan dengan Anda.

8. Mudah "Dijamah" dan "Menjamah"
Baru ngobrol lima menit, Anda sudah membelai rambutnya atau mengelus tangannya. Bagi perempuan sentuhan adalah ungkapan peduli, namun bagi pria, ini adalah sikap yang "mengundang". Jadi, meski Anda suka setengah mati, atau rasa cinta Anda sudah sampai ke ubun-ubun, sebaiknya tahan diri. Anda juga pasti tidak nyaman bila bertemu dengan pria yang baru dikenal sudah berani pegang sana-pegang sini.

9. Menjadi Orang Lain
Sebagus apa pun sosok orang lain, menjadi diri sendiri tetap yang terbaik. Tidak perlu Anda bersusah payah mengarang cerita agar terlihat atau terkesan sebagai sosok yang sempurna. Jujurlah dan katakan apa adanya tentang diri Anda. Jika Anda tidak bisa masak, dan dia bertanya Anda bisa masak atau tidak, katakan saja "SAya bisa masak mie instan (mie instan dimasak juga, kan?)" Sehingga Anda tidak berbohong.

10. Mengutarakan Pria Idaman
Tak ada mahluk yang sempurna, termasuk kita sebagai perempuan. Membicarakan tipe pria idaman membuatnya berpikir kalau Anda tak bisa menerima seseorang apa adanya. Buatlah kesan bahwa si dia adalah tipe pria idaman yang Anda cari dengan tidak membandingkannya dengan siapa pun.
sumber : KOMPAS.com -by :Indra putra

Tips Menjadi Rekan Kerja yang Baik

Meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana pandangan orang terhadap diri kita merupakan latihan penting yang dapat memberikan dampak lebih jauh. Yang paling penting adalah menyadari untuk selalu berperilaku sopan dan pantas. Jika Anda sungguh-sungguh berpikir mengenai bagaimana dampak perilaku Anda terhadap rekan sekerja yang lain, Anda akan mengerti bagaimana berperilaku sopan dan baik dan bagaimana memperbaiki hubungan Anda dengan sesama rekan sekerja. Berikut ini tips untuk membantu  




Anda untuk menjadi rekan sekerja yang lebih baik:

1. Pelankan
Pelankan suara Anda saat berbicara di telepon, pelankan suara iPod Anda, pelankan cara Anda membuka dan menutup laci, pelankan bunyi ketikan Anda pada keyboard komputer. Rekan sekerja Anda yang lain akan sangat menghargai Anda bila Anda tidak berisik.

2. Jaga ego. Jangan menyombong
Tentu saja hebat bila baru-baru ini Anda berhasil mendapatkan kata sepakat dengan pelanggan yang susah atau berhasil melakukan pukulan golf yang sulit pada pertandingan golf yang lalu. Tidak perlulah rekan kerja Anda mendengar kehebatan Anda dari mulut Anda. Simpan keberhasilan Anda sampai orang lain mengetahuinya sendiri dan memberikan pujiannya secara langsung kepada Anda.

3. Hindari Politik Perusahaan
Jika beredar gosip di kantor, jangan berikan komentar Anda walaupun tentang orang yang tidak Anda sukai. Jangan sampai komentar Anda terhadap gosip yang sedang berkembang menjadi bumerang bagi Anda.

4. Rapi
Selalu rapi terhadap segala sesuatu yang Anda pakai, misalnya mencuci gelas atau piring sehabis Anda gunakan. Jangan tinggalkan di wastafel atau di pantry secara sembarangan dan memberi kesan seolah-olah bukan tugas Anda untuk membersihkannya.

5. Sopan bertelepon
Set telepon genggam Anda pada posisi silent. Belum tentu nada suara telepon genggam Anda disukai oleh orang lain dan justru membuat orang lain tidak dapat berkonsentrasi bekerja pada saat berbunyi.

6. Kurangi pajangan
Pastikan Anda tidak memajang berbagai pajangan dan foto di tempat kerja. Mungkin bagi Anda pajangan serta foto-foto yang Anda pampang membuat Anda merasa betah tetapi Anda harus sadar belum tentu orang lain menyukainya.

7. Kendalikan diri
Usahakan untuk tidak membeberkan ketidakbahagiaan kehidupan pribadi maupun profesional Anda. Rekan sekerja Anda akan ngeri melihat sikap negatif Anda saat menghadapi kejadian tertentu.
8. Menghormati milik orang lain
Waktu yang Anda habiskan dengan rekan sekerja biasanya lebih banyak bila dibandingkan dengan waktu yang Anda habiskan dengan keluarga. Oleh karena itu rekan sekerja Anda akan menghargai bila Anda tidak menggunakan milik pribadi mereka semaunya, misalnya tidak menggunakan bolpen atau penghapus teman seenaknya.

9. Jangan bergosip
Tentu saja Anda perlu berkomunikasi dengan sesama rekan sekerja tetapi jika ada rekan sekerja yang menceritakan gosip kepada Anda, simpan gosip tersebut untuk diri Anda sendiri. Anda harus menyadari bahwa semua yang ada di situ tujuannya untuk bekerja. Berbicaralah seperlunya saja dan jangan habiskan waktu Anda untuk mengobrol berjam-jam.
Lingkungan terbaik untuk bekerja adalah tempat di mana antar sesama rekan sekerja dapat saling akur dan membangun persahabatan. Meskipun demikian jika ada masalah yang terjadi di antara sesama rekan sekerja sangatlah penting untuk segera mengenalinya dan memperbaikinya. Menjaga kerja sama yang baik dan lingkungan yang ramah dan sehat merupakan kepentingan terbaik, bagi Anda maupun bagi perusahaan.

Source : kompas

by :Indra putra

7 Makanan Agar Awet Muda

Tak perlu menempuh bedah plastik agar terlihat lebih muda dan cantik. Dengan menjalani diet seimbang bernutrisi Anda bisa meremajakan kulit dan terhindar dari masalah penuaan secara alami dan tanpa biaya mahal.

"Bahan-bahan alami yang terkandung dalam makanan sehat bisa membantu menciptakan kulit lebih muda dan cantik. Makanan bernutrisi juga bisa melindungi kerusakan kulit akibat sinar UV yang menyebabkan bintik-bintik cokelat dan keriput," kata Leslie Baumann, MD, dermatolog di Miami Beach, seperti dikutip dari laman Shine.

Ingin tampil awet muda tanpa mahal? Masukkan 7 makanan ini ke dalam menu sehari-hari Anda.

1. Selada romaine

Hanya dengan enam lembar daun selada ini mengandung 100% kebutuhan vitamin A, yang berguna untuk merevitalisasi kulit dengan meningkatkan pergantian sel. Mineral kalium dalam selada ini juga menambah oksigen dalam kulit dengan melancarkan sirkulasi darah, menurut Lisa Drayer, RD, penulis buku 'Diet Kecantikan'.

Bonus kesehatan yang bisa Anda peroleh saat mengonsumsi selada jenis ini selain vitamin A, sayur ini juga mengandung 45% vitamin K, yang berfungsi mengaktifkan protein yang mendukung kesehatan vaskular. Sehingga bisa mengurangi risiko mengalami penonjolan pembuluh darah pada kaki, seperti varises.

2. Tomat
Tomat bisa mencegah kulit terbakar saat terpapar sinar matahari. Dari suatu penelitian, beberapa relawan yang mengonsumsi lima sendok makan pasta tomat, yang kaya lycopene setiap hari selama tiga bulan, hasilnya terlindungi dari sengatan matahari hingga 25%. Penelitian pun menunjukkan, lycopene dapat menurunkan risiko penyakit jantung pada wanita hingga 34%. 

Selain itu, antioksidan pada tomat juga bisa mencegah terjadinya kulit kendur.

3. Stroberi
Satu cangkir stroberi bisa memenuhi kebutuhan vitamin A pada tubuh hingga 130%. Antioksidan tinggi pada stroberi juga meningkatkan produksi serat kolagen yang membantu menjaga kulit tetap halus dan kencang. Selain itu, vitamin C yang terkandung dalam buah ini juga dipercaya mampu mengurangi garis-garis halus, serta mampu melembabkan kulit sehingga kulit senantiasa kencang dan elastis.

Tak hanya itu, stroberi juga dapat menurunkan risiko kanker dengan menghambat perkembangan sel-sel kanker ganas. Dalam sebuah penelitian, orang yang rutin mengonsumsi stroberi 3 kali lebih rendah terserang penyakit kanker.

4. Apel
Kuersetin, sebuah antioksidan dalam kulit apel, memberikan perlindungan cukup besar dari sengatan sinar matahari, yang memicu kanker kulit.

Perlu Anda tahu, makan dua atau lebih apel seminggu selama satu tahun mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 15% dalam satu penelitian dari 34.000 wanita pascamenopause sehat. Apa pun variasi buah apel yang Anda pilih, pastikan untuk makan kulitnya, sumber dari hampir semua antioksidan.

5. Telur
Lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang ditemukan dalam telur, bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari empat kali lipat lebih baik. Mengonsumsi telur bisa membuat kulit lebih lembut, kencang, dan terhidrasi.

Mengonsumsi satu telur per hari secara signifikan meningkatkan kadar darah lutein dan zeaxanthin (namun bukan bagi Anda yang punya penyakit kolesterol), yang dapat mencegah degenerasi makula dengan melindungi retina dari kerusakan cahaya. Studi ini telah dimuat dalam Journal of Nutrition.

6. Kacang almond
"Makan segenggam almond setiap hari meningkatkan kadar vitamin E, salah satu antioksidan yang paling penting bagi kesehatan kulit," ujar Baumann. Vitamin E pada almond berfungsi melembabkan kulit, terutama bagi mereka yang memiliki jenis kulit kering.

Meskipun kacang-kacangan tinggi kalori, wanita yang makan kacang setidaknya dua kali seminggu, bisa mengurangi berat badan ketimbang mereka yang jarang mengonsumsinya. Hal ini telah diuji dalam studi yang melibatkan lebih dari 50.000 wanita.

7. Kenari
Kacang-kacangan ini kaya akan asam alpha-linolenic, sebuah omega-3 lemak yang merupakan komponen kunci dari lapisan pelumas yang membuat kulit lembab dan lentur.

Selain itu. mengonsumsi kenari saat makan malam dapat memudahkan Anda tidur lebih nyenyak. Para peneliti di University of Texas Health Science Center menemukan, kenari mengandung melatonin, suatu hormon yang mengatur tidur.
sumber:vivanews
by :Indra putra

Hindari rekan bisnis seperti ini

Salah satu faktor yang dapat membuat suatu bisnis bisa berkembang besar adalah faktor rekanan atau partner bisnis. Suka atau tidak, Anda tidak dapat membangun usaha Anda seorang diri apalagi zaman ini adalah zaman penuh persaingan.
Meskipun begitu, tidak semua jenis orang dapat Anda jadikan sebagai rekanan bisnis. Nah, agar tidak salah memilih, ada baiknya Anda membaca

tipe-tipe partner bisnis yang sebaiknya dihindari yang ada di bawah ini.

1. Tipe Karyawan. Biasanya orang-orang seperti ini adalah pria atau wanita yang pernah berkarir di kantor dan baru saja terjun ke dalam dunia usaha. Orang-orang tipe karyawan ini suka menuntut penghasilan yang cepat, mendapat penggantian biaya kesehatan, dan harus pulang ke rumah on time. Mereka tidak terlalu mandiri, dan tidak tahu bagaimana harus mengembangkan bisnis tanpa instruksi dari Anda. Selain itu, jika bisnis tidak segera memperlihatkan hasilnya, mereka mudah menyerah dan berniat kembali bekerja di kantor.

2. Tipe perfeksionis. Namanya juga perfeksionis jadi ia mau apa yang ia kerjakan selalu sempurna. Sebelum meluncurkan produk secara resmi, orang tipe perfeksionis biasanya akan melakukan riset kompetitor, membangun studi-studi kasus di industri yang digelutinya, dan memperbaiki business plan-nya yang tebalnya bisa mencapai ratusan halaman terlebih dahulu. Demi hasil yang sempurna (menurutnya), orang perfeksionis rela mengorbankan waktu yang sedemikian panjang untuk mematangkan konsepnya.

3. Tipe "selalu benar". Tipe partner bisnis yang ketiga ini adalah tipe yang menjengkelkan orang pada umumnya. Pasalnya, ia selalu menjadi pihak pertama yang mengatakan bahwa ia tak pernah salah. Orang tipe “selalu benar” juga terkenal jarang mendiskusikan proses pembuatan keputusan karena ia menganggap diskusi kadangkala bisa melemahkan. Ia senang meremehkan partner yang tidak setuju dengan pendapatnya, dan membuat keputusan tanpa memberitahukannya. Lucunya, ketika rencananya tidak berjalan sesuai kehendaknya, orang ini akan menyalahkan orang lain.

4. Tipe CEO. Partner bisnis jenis keempat ini ialah orang-orang yang selalu terdorong untuk memberitahu siapapun bahwa ia CEO-nya, meskipun kontribusinya dalam kerjasama tersebut sangatlah kecil. Ia senang menghadiri jamuan makan, menulis namanya dengan font yang indah, dan menyimpan majalah-majalah otomotif yang glossy di atas meja yang terjangkau pandangan pelanggannya. Yang tidak disukainya hanyalah bekerja.

5. Tipe pemimpi. Dari judul tipenya saja Anda sudah mengetahui bahwa orang-oran ini adalah orang-orang yang lebih banyak bermimpi daripada beraksi. Si pemimpi sesungguhnya tidak tahu bagaimana harus menjaga bisnisnya tetap berjalan sampai minimal satu bulan ke depan.  

6. Tipe penghambur. Tipe partner bisnis yang harus dihindari selanjutnya adalah tipe penghibur. Orang-orang seperti ini bersikap seolah perusahaan Anda telah berkembang besar seperti perusahaan dimana ia bekerja sebelumnya. Mereka tidak bisa hidup tanpa gaji tujuh hingga delapan digit dan sejumlah fasilitas kesejahteraan lainnya.

7. Tipe "masalah pribadi". Partner tipe “masalah pribadi” ini adalah orang yang sebenarnya suka lari dari tanggung jawab. Agar tidak menerima beban dari Anda biasanya ia akan mencari alasan-alasan yang dapat menggugah hati Anda.

Source : Kompas.com



by :Indra putra

Mari mengenal Saham Edisi 2

Dalam prakteknya, tiap hari ada banyak orang menjual atau membeli saham. Namun transaksi jual beli ini tidak bisa di sembarang tempat. Peraturan mengharuskan, penjualan dan pembelian saham harus dilakukan di sebuah tempat khusus yang disebut bursa. Bursa kurang lebih sama artinya dengan pasar, yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli. Bursa ini disebut bursa saham, atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama bursa efek (dalam Kamus Bahasa Indonesia, efek adalah surat berharga). Kenapa dinamakan bursa efek? Ini karena dalam bursa ini kita tidak hanya bisa menjual atau membeli saham, tapi juga surat berharga lain selain saham (kita akan bahas di lain waktu). 

Di Indonesia, Bursa Efek ini dipusatkan di Jakarta, dan bertempat di gedung yang dinamakan Gedung BEJ (Bursa Efek Jakarta). Gedung itulah yang dibom pada beberapa bulan yang lalu. Peledakan itu sendiri tidak mengenai lokasi bursa, tapi tempat parkirnya. Gedung Bursa Efek Jakarta sendiri juga memiliki banyak sekali ruang kantor yang disewakan, jadi tidak hanya terdapat bursa. Orang-orang yang memperjualbelikan saham ini disebut investor (pemodal). Apakah seorang investor yang ingin membeli atau menjual saham harus datang langsung ke Bursa Efek untuk bisa bertransaksi? Tidak. Dalam prakteknya, investor cukup menggunakan jasa perantara yang disebut dengan pialang. Di BEJ ada banyak perusahaan jasa pialang yang beroperasi. Mereka menjadi anggota BEJ.

Keuntungan memakai jasa pialang adalah di mana pun Anda berada di seluruh Indonesia, Anda tetap bisa menelepon Perusahaan Pialang Anda dan memberikan order jual atau beli, sehingga pialang Anda yang melakukan transaksi jual beli itu untuk Anda. Anda sendiri sebagai investor tidak perlu tahu dari investor mana Anda membeli saham Anda. Begitu pula kepada investor mana Anda menjual saham Anda. Ini karena investor harus menggunakan jasa pialang, dan antarpialang-lah yang saling bertemu.


MEMANFAATKAN JASA PIALANG
Berapa jumlah transaksi minimal dalam membeli saham? Beberapa perusahaan pialang mengharuskan Anda membeli saham dengan jumlah minimal tertentu. Bila Anda ingin membeli di bawah jumlah minimal tersebut, maka pialang tidak akan menjalankan order transaksi Anda.
Karena itulah, untuk memudahkan transaksi pembelian dengan jumlah minimal tersebut, BEJ memberlakukan jumlah minimal tertentu yang dinamakan lot. Satu lot sama dengan 500 lembar saham. Khusus untuk saham-saham perbankan, satu lot sama dengan 100 lembar saham. Jadi Anda bisa hitung sendiri, bila saham yang Anda incar berharga ­ misalnya Rp 2.000, maka ini berarti Anda harus bertransaksi minimal sebesar Rp 10 juta. Kalau saham itu adalah saham-saham perbankan, maka transaksi minimalnya Rp 2 juta. Sekali lagi, tidak semua perusahaan pialang mengharuskan Anda membeli dengan jumlah minimal satu lot. Ada juga yang memberi pengecualian, bisa membeli di bawah jumlah tersebut. Ini dikenal dengan istilah odd lot.
Anda bisa membeli saham dengan datang ke sebuah perusahaan pialang. Perusahaan ini biasa disebut "perusahaan perantara pedagang efek". Di halaman kuning Buku Petunjuk Telepon (yellow pages), Anda bisa mencari perusahaan seperti ini di bagian kata broker. Ada banyak sekali broker yang jadi anggota Bursa Efek Jakarta pada saat ini. Jadi pastikan Anda memilih broker seteliti mungkin.
Apa yang harus Anda lakukan bila ingin membeli saham? Biasanya adalah dengan membuka rekening di perusahaan pialang tersebut dan memasukkan uang senilai jumlah tertentu. Uang itulah nanti yang akan digunakan oleh pialang Anda untuk bertransaksi saham. Jadi bukan beli saham dulu baru uangnya Anda kasih belakangan.

DIGOLONGKAN TINGKAT RISIKONYA
Perlu diketahui bahwa dengan membeli saham, ini berarti Anda membeli kepemilikan dari sebuah perusahaan. Bedanya dengan memiliki perusahaan sendiri, Anda dalam hal ini membeli kepemilikan usaha yang sudah berjalan. Anda tidak perlu repot-repot mendirikan usaha baru dalam bentuk PT, misalnya, karena Anda tinggal membeli PT yang sudah berjalan dan beroperasi. Mungkin Anda bertanya, dari mana saya tahu perusahaan yang sudah berjalan tersebut mengalami untung atau rugi? Jawabannya: dari Laporan Keuangan yang diterbitkan secara rutin oleh perusahaan tersebut. Dan laporan keuangan tersebut haruslah sudah diperiksa oleh seorang akuntan independen yang berizin.
Seperti telah disinggung, investasi dalam saham juga berisiko. Saham yang Anda beli bisa menurun. Inilah yang membuat tidak semua orang mau berinvestasi ke dalam saham. Kita sering mendengar ada orang yang mengalami kerugian jutaan rupiah, tapi ada juga orang yang mengalami keuntungan jutaan rupiah juga. Dan itu membuat tidak semua orang mau berinvestasi ke dalam saham. Jadi sebetulnya, risiko dalam membeli saham di BEJ sama saja dengan risiko kalau Anda mendirikan usaha baru, yaitu bahwa Anda memiliki kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan, sama besarnya dengan kemungkinan mengalami kerugian.
Meski begitu, jangan takut, karena saham di BEJ sudah digolong-golongkan berdasar tingkat risikonya. Mulai dari saham-saham yang risiko ruginya memang kecil tapi keuntungannya juga kecil, sampai saham-saham yang risiko ruginya besar tetapi kemungkinan untungnya juga besar. Tanyakan kepada bagian riset/analis di perusahaan pialang Anda tentang saham-saham mana saja yang tergolong ke dalam penggolongan-penggolongan tersebut. Oh ya, tidak semua perusahaan pialang memiliki bagian riset/analis. Jadi pastikan perusahaan pialang Anda memiliki bagian tersebut.
Sekali lagi: risiko investasi saham sebetulnya sama saja dengan kalau Anda mendirikan usaha baru, yaitu bahwa Anda memiliki kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan, sama besarnya dengan kemungkinan mengalami kerugian. Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 665/XIII

Tak kenal maka tak sayang: kalau Anda tidak mengetahui risiko apa yang Anda hadapi, maka Anda pasti tidak akan berani melakukan investasi ke dalam saham. Maksud dari tulisan ini adalah agar Anda mengenal investasi saham, sehingga dengan demikian Anda bisa menjadikan saham sebagai alternatif investasi Anda.

by :Indra putra

Mengenal saham edisi 1

Beberapa waktu lalu kita dikejutkan oleh pengeboman Gedung Bursa Efek Jakarta. Di gedung inilah saham diperdagangkan. Mungkin ada di antara Anda bertanya, apa sih yang dimaksud dengan saham? Bagaimana cara bekerjanya? Mari kita berkenalan dengannya. 

Pernahkah Anda berpikir untuk memiliki sebuah usaha? Katakan saja Anda ingin memiliki usaha berupa sebuah toko. Apa yang bisa Anda lakukan untuk dapat memiliki toko tersebut? Bila Anda punya modal, maka Anda bisa membeli atau menyewa sebuah bangunan dan membeli barang-barang yang akan dijual. Bila toko Anda masih baru, tentu ada risiko tertentu, semisal belum dikenalnya toko Anda oleh masyarakat. Artinya, toko Anda belum dikunjungi banyak pembeli. 

Kalau begitu, sebagai alternatif, kenapa tidak mencoba membeli toko lain yang sudah lebih dulu berdiri? Anda bisa memilih-milih toko mana yang akan Anda beli, dan tentu saja Anda pasti akan memilih toko yang kelihatannya sudah cukup dikenal dan laris, bukan? Bila demikian, maka uang yang harus Anda bayarkan ke pemilik lama toko tersebut biasanya adalah senilai harga bangunan (bila bangunan toko itu dimiliki sendiri) dan barang-barang yang dijual didalamnya. Dengan kata lain, Anda telah membeli kepemilikan toko tersebut, di mana yang Anda beli adalah modalnya.

PECAHAN-PECAHAN KECIL
Perlu diketahui, dalam dunia usaha tidak hanya toko yang bisa memberikan keuntungan. Usaha lain yang tidak berbentuk toko juga banyak yang bisa memberi keuntungan. Usaha tersebut biasanya adalah dalam bentuk badan usaha, atau istilah populernya: perusahaan. Sama dengan toko, kepemilikan perusahaan juga bisa dibeli. Jadi Anda bisa memilih perusahaan mana yang kira-kira selalu menguntungkan pada tahun-tahun lalu, dan Anda bisa membeli kepemilikan (modal) dari perusahaan tersebut.
Berbeda dari toko, pada umumnya modal sebuah perusahaan jauh lebih besar daripada modal dari sebuah toko. Sebagai contoh, modal dari toko yang ingin Anda beli mungkin Rp 30 juta, namun modal dari perusahaan yang hendak Anda beli bisa saja mencapai Rp 300 juta. Masalahnya, tidak semua orang memiliki uang kontan Rp 300 juta. Mungkin saja orang hanya punya Rp 3 juta sehingga ini berarti ia hanya mendapatkan kepemilikan sebesar satu persen saja dari semua nilai kepemilikan perusahaan tersebut. Tapi bagaimana caranya agar ia dapat membeli kepemilikan yang cuma sebesar satu persen itu?
Oleh hukum, diaturlah suatu cara: kepemilikan perusahaan dibagi ke dalam pecahan-pecahan kecil yang disebut saham. Sebagai contoh, kepemilikan perusahaan senilai Rp 300 juta tadi dibagi ke dalam saham di mana satu saham diberi nilai ­ katakan ­ Rp 1.000. Dengan demikian, bila Anda hanya punya Rp 3 juta, maka Anda hanya bisa membeli 3.000 lembar saham.

KEUNTUNGAN MEMBELI SAHAM
Keuntungan apa yang akan Anda dapatkan dengan membeli saham atau kepemilikan dari sebuah perusahaan?
  1. Yang pertama, kalau perusahaan mengalami untung (laba), maka biasanya Anda mendapatkan pembagian keuntungan yang disebut dividen. Ambil contoh, bila dari per lembar saham Anda mendapat dividen Rp 100 per lembar sahamnya, maka dengan 3.000 saham yang Anda miliki, total dividen yang Anda dapatkan adalah Rp 300.000. Tentu saja patokan besarnya dividen berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Tapi prinsipnya kurang lebih sama saja. Makin banyak saham yang Anda miliki, makin besar pula dividen yang Anda dapat bila memang perusahaan untung.
  2. Keuntungan kedua, bisa saja nilai saham Anda naik. Kembali kita misalkan Anda membeli saham seharga Rp 1.000. Nah, bila kemudian makin banyak yang ingin membeli saham perusahaan, maka mungkin saja harga saham tersebut meningkat jadi ­ katakan Rp 1.400 per lembar. Dengan demikian, bila Anda menjualnya, ini berarti Anda mendapatkan keuntungan sebesar 40 persen. Keuntungan seperti ini disebut capital gain. Ke mana Anda menjual saham itu? Bukan ke perusahaan yang menerbitkan saham bersangkutan, tapi pada orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut.
Tentu saja investasi dalam bentuk saham juga berisiko. Yakni, turunnya harga saham yang Anda miliki. Misalnya saja dari Rp 1.000 turun jadi Rp 600 per lembar saham. Bila Anda menjualnya, maka Anda akan rugi Rp 400 per lembar sahamnya. Kerugian seperti ini biasa disebut capital loss. Ke mana Anda menjualnya? Juga ke orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut. Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 664/XIII
by :Indra putra

Kesalahan-kesalahan Umum Saat Memulai Bisnis

Memiliki bisnis yang besar dan terus menghasilkan keuntungan yang berlipat-lipat adalah impian setiap pengusaha pemula. Namun, ketika hal itu tidak terjadi sesuai dengan yang dipikirkan, kita pun menjadi stres. Hal ini pun terkadang membuat sebagian orang mundur dari dunia usaha.
Agar Anda tidak bernasib sama dengan pengusaha-pengusaha pemula seperti itu ada baiknya Anda mengetahui kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan oleh orang yang baru pertama kali terjun ke bidang bisnis dan bagaimana menghindari kesalahan tersebut. Berikut uraiannya:

1. Tak punya peta. Penulis-penulis buku tentang dunia kewirausahaan biasanya memberitahukan kepada pembacanya yang merupakan para wirausahawan baru agar apabila mereka ingin memulai usaha, mereka perlu pompa semangat bernama "gairah/passion". Satu sisi ini ada benar, tetapi kurang. Jika Anda menilik lebih dalam lagi, sebenarnya Anda tak hanya membutuhkan bahan bakar untuk bergerak saja, tetapi Anda juga butuh rencana!
Oleh karena itu, ambillah waktu menyelidiki pasar dan target pelanggan, kompetisi, dan hal lainnya. Fokuskan diri untuk menjawab pertanyaan: "Bagaimana caranya menghasilkan pendapatan dari usaha ini?"

2. Menjual di bawah harga pasar. Sebelum mencantumkan harga, lakukanlah sejumlah perhitungan. Hitunglah pengeluaran tetap dan pengeluaran sewaktu-waktu. Buatlah riset pasar dan nilai harga kompetitor. Perhitungkan margin yang Anda butuhkan untuk mendapatkan keuntungan yang dibutuhkan.

3. Memulai bisnis cuma untuk coba-coba. Kebanyakan pengusaha baru hanya melihat gambaran besar; tipe visioner, pengambil risiko, pencari tantangan. Makin berhadapan dengan tantangan, makin bersemangat mereka. Tak jarang, tipe ini mencari-cari masalah supaya bisa menemukan tantangan dan merasa lebih bersemangat.
Ralph Warner dalam bukunya How to Run a Thriving Business menyatakan tujuan untuk menjalankan bisnis adalah mencetak uang dan tidak ada yang lain. Jangan mencoba mengambil risiko hanya untuk mendapatkan keseruan. Apa yang Anda lakukan ini membahayakan seluruh perusahaan dan orang-orang di dalamnya.

4. Tak mengerti tentang marketing sedikit pun. Jarang sekali orang-orang yang baru memulai bisnis menyusun rencana atau menyiapkan anggaran untuk marketing. Umumnya, pemilik usaha berpikir bahwa marketing adalah pengeluaran yang tak diperlukan. Parahnya, banyak dari antara orang-orang tersebut yang menyamaartikan marketing dengan sales.
Rob Gelphman menyatakan marketing sangatlah berbeda dengan sales; marketing harus memikirkan tentang penjualan di masa depan, Sementara sales harus memikirkan berapa banyak penjualan yang terjadi hari ini. Oleh karenanya ketika mengawali menjalankan perusahaan, gajilah orang yang bisa membantu merencanakan proyek dan menyusun langkah ke depan. Baru setelah itu, kirimlah para sales perusahaan Anda untuk berjualan.

5. Bos tidak sama dengan sahabat. Walaupun baru, sebisa mungkin perusahaan Anda sudah memiliki prosedur yang jelas agar setiap karyawan mengerti peran mereka disana. Oleh karenanya, buatlah sebuah buku manual aturan yang mendefinisikan mengenai pembagian kerja, pemecatan, kepegawaian, penilaian, cuti, kompensasi, promosi, dan lainnya.

6. Menghamburkan modal. Pada umumnya pengusaha baru kurang merencanakan kebutuhan finansial mereka. Mereka lebih banyak menghamburkan uang pada barang-barang yang kurang dibutuhkan, seperti furnitur, teknologi dan barang kantor, atau mengupah terlalu banyak eksekutif dari yang dibutuhkan. Walaupun Anda memiliki tenaga sales yang handal, tetapi pembayaran uang sesuai yang telah disepakati bisa saja terjadi belakangan. Alangkah bagusnya bila Anda memiliki akuntan yang bisa melakukan analisis keuangan perusahaan Anda.

7. Lupa memperhitungkan orang terkasih. Para pengusaha pemula biasanya memiliki semangat yang luar biasa dalam bekerja sehingga tak jarang orang-orang di rumah “ditelantarkan”. Ini bukanlah pilihan keputusan yang tepat. Meskipun Anda fokus dengan usaha baru Anda, tetapi ingatlah akan keberadaan orang-orang terdekat Anda. Perhatikanlah mereka. Janganlah biarkan perusahaan yang baru Anda bangun malah membuat orang-orang yang Anda sayangi tersakiti.
Semoga artikel ini memberi manfaat bagi Anda, para calon maupun pengusaha yang baru terjun ke dalam bidang bisnis. Akhir tulisan, selamat membangun usaha dan berinvestasi !!

Source : Kompas.com


by :Indra putra

Senin, 30 Agustus 2010

4 Langkah Awal Berwirausaha

Untuk memulai berwirausaha diperlukan keberanian dan keteguhan hati karena akan ada banyak hal yang akan mengintimidasi Anda. Berikut adalah 4 hal yang perlu Anda perhatikan supaya langkah awal berwiraswasta Anda berhasil.

1. Kenalilah Pasar Anda. Cari tahu tentang pasar, kompetitor Anda, dan berapa harga yang mereka pasarkan untuk produk atau jasa mereka. Cari tahu apakah konsumen akan tertarik dengan apa yang Anda jual, dan apakan mereka bersedia mengeluarkan uang untuk apa yang Anda tawarkan.

2. Buat Strategi Pemasaran Anda. Pastikan Anda sudah tahu apa yang ingin Anda raih dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana cara yang akan Anda raih.

3. Ikuti  Aturan Yang Ada. Lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan ketika akan membuka usaha seperti surat-surat perizinan, dan sebagainya.

4. Iklankan Usaha Anda. Kata-kata adalah alat marketing terbaik Anda. Cobalah beriklan dari mulut ke mulut atau membagi sample produk Anda. Informasikan berita-berita terbaru dari produk dan jasa Anda, sekaligus meriset akan kebutuhan dan keinginan konsumen Anda.

Source : kompas.com/dan


by :Indra putra

Sukses Berwirausaha

Memulai bisnis baru merupakan suatu pilihan yang harus dipertimbangkan secara serius, karena memiliki tingkat resiko tinggi. Apa kiatnya?

• Ingatlah, bahwa tujuan nomor satu bisnis adalah mengejar profit. Untuk melakukannya, Anda harus mampu memberikan pelayanan atau produk yang dibutuhkan konsumen. Produk atau pelayanan itu harus punya nilai ekstra atau keunikan dibanding saingan bisnis Anda.

• Ada begitu banyak buku, lokakarya, dan seminar yang dibuat khusus untuk para entrepreneur. Pelajari dan hadirilah, sehingga Anda bisa belajar dari kesalahan dan kesuksesan orang lain.

• Anda akan membutuhkan lebih banyak dana untuk memulai bisnis. Sadarilah bahwa keuntungan bulan pertama harus kembali ke bisnis dalam rangka mempertahankan kelangsungan usaha di masa depan.

• Tugas pertama Anda adalah menjalankan bisnis sendiri. Mulailah dengan memahami dan mempelajari dasar-dasar pembelian, pemasaran, pembukuan, dan hubungan masyarakat.
Yang terakhir tapi tidak kalah penting: harus kreatif, kreatif, dan kreatif!

Source : perencana keuangan



by :Indra putra