Pasang Iklan hubungi Indra 02191872929

Pasang Iklan link perusahaan di informasi komersial Rp 75,000 /bulan

Pasang Iklan Sponsor Perusahaan Rp 100,000 /bulan


Info Hubungi Indra: 021 9187 2929-0813 9809 1829


Jumat, 24 September 2010

Tips Agar tidak pikun

Orang yang punya level vitamin D cukup dalam tubuhnya, cenderung akan terhindar dari penyakit pikun atau Alzheimer di masa tua. Selain kadar vitamin D yang cukup, masih harus ditambah lagi dengan aktivitas gerak badan secara teratur. 
Demikian hasil riset yang dipaparkan dalam konferensi internasional tentang penyakit Alzheimer di Hawai, Amerika. Alzhemair atau pikun kerap terjadi pada orang yang menginjak usia di atas 60 tahun. 

Dalam sebuah studi yang dilakukan di kota Framingham, AS, para peneliti menganalisis kesehatan jantung dan kemampuan kognitif 1.200 orang berusia 70 tahun. Penelitian tersebut dilakukan sejak tahun 1948. Pengukuran latihan fisik telah dilakukan pada tahun 1986-1987. 

Setelah lebih dari dua dekade 242 responden mengalami demensia, termasuk 193 kasus Alzheimer. 

Mereka yang melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat, risiko terkena demensia berkurang hingga 40 persen. Sementara mereka yang melakukan olahraga ringan memiliki risiko lebih besar terkena penyakit tersebut, terutama pada pria. 

"Ini merupakan studi dengan skala besar dan periode lama. Kesimpulannya, melakukan olahraga, minimal dalam intensitas menengah, efektif mengurangi risiko pikun," kata Dr Zaldy Tan, dari Brigham and Women's Hospital, Boston. 
Pada studi kedua, para peneliti di Britania Raya menganalisis 3.325 orang berusia 65 tahun ke atas yang ikut serta dalam Survey Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Ke Tiga di Amerika. Penelitian tersebut merujuk pada  pengukuran kandungan vitamin D dengan kemampuan kognitif.

Para peneliti mengambil contoh sampel darah responden lalu dibandingkan dengan fungsi kognitif yang meliputi tes memori, orientasi ruang dan waktu, serta kemampuan pemusatan perhatian. Bagi mereka yang memiliki nilai di bawah 10 persen digolongkan menderita gangguan kognitif.

Mereka yang mengalami defisiensi vitamin D, beresiko 42 persen lebih tinggi terkena demensia dan mereka yang kekurangan vitamin D akut, risikonya 394 persen lebih tinggi. 

"Tampaknya kemungkinan kenaikan tingkat kerusakan kognitif diasumsikan  pada kurangnya vitamin D, konsisten dengan temuan penelitian Eropa sebelumnya," kata David Llewellyn, dari University of Exeter Peninsula Medical School.

Secara alami, kulit akan memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Namun, sebagian besar orang dewasa di Amerika kekurangan vitamin D karena kulit kurang produktif  dalam memproduksi vitamin D akibat penuaan dan matahari yang terbatas sepanjang tahun. 

Bila kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi dari makanan dan minuman, disarankan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D yang tersedia di pasaran. "Suplemen Vitamin D telah terbukti menjadi cara yang aman, murah dan efektif untuk mengobati kekurangan kekurangan vitamin D," kata Llewellyn.



by :Indra putra

Kamis, 23 September 2010

5 Hal Sepele yang Bisa Merusak Kulit

VIVAnews - Selama ini Anda mungkin selalu merawat kulit secara teratur agar selalu dalam keadaan cantik dan sehat. Tetapi, ada beberapa hal yang tidak banyak diketahui wanita, dan bisa membuat kulit justru menjadi tidak sehat.
Ketahui lima hal tersebut agar Anda bisa menghindarinya. Tentunya agar kulit tetap terjaga kesehatan dan kecantikannya.

Berikut lima hal mengejutkan yang bisa merusak kulit seperti dikutip dari Marie Claire:

1. Tidak memperbarui kacamata atau lensa kontak
Sebenarnya hal yang bisa membuat keriput muncul lebih cepat adalah memicingkan mata. Hal ini sering terjadi ketika Anda tidak memperbarui kacamata atau lensa kontak. Pastikan Anda memeriksakan mata secara teratur untuk mengetahui kondisi minus mata, apakah berubah atau tidak. Bukan hanya lebih sehat untuk mata, tetapi juga untuk menghindari munculnya keriput lebih cepat di sekitar mata.

2. Sauna
Mengeluarkan racun dengan sauna memang sangat efektif dan menyehatkan. Tetapi, jangan terlalu sering melakukan sauna, karena menurut, dr. Gross, seorang ahli kecantikan, sauna bisa mengurangi elastisitas kulit.

3. Berlari (latihan high-impact)
Olahraga seperti berlari memang sangat bagus untuk kesehatan jantung, tetapi ada efeknya terhadap kulit. Lari atau olahraga dengan aktivitas tinggi dapat membuat bantalan lemak turun dan meruntuhkan kolagen dan elastin yang sangat penting bagi kekenyalan kulit. Untuk itu, sesekali cobalah olahraga dengan berjalan kaki.

4. Kurang tidur
Kurang tidur yang kronis bisa membuat masalah kulit jangka panjang. Tidak cukup tidur membuat tubuh seseorang merasa stres dan memproduksi zat radikal bebas pemicu kulit terlihat kusam dan keriput tumbuh lebih cepat.

5. Air ledeng
Kandungan klorin dalam air ledeng dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Hal itu memicu kuit kering dan bisa mengalami iritasi. Untuk menghindarinya, menggunakan filter air adalah cara yang paling mudah.
by :Indra putra

Agar ASI Eksklusif Bisa Jadi Alat KB Alami

VIVAnews - Menyusui selain memberikan nutrisi terbaik untuk bayi juga dipercaya dapat memberikan keuntungan bagi ibu. Tak hanya membuat bobot tubuh lekas menyusut usai melahirkan, memberikan bayi ASI ekslusif minimal selama 6 bulan setelah melahirkan juga bisa menjadi kontrasepsi alami. Benarkah?

“Benar, sudah ada penelitiannya di beberapa negara di dunia, ASI esklusif bisa menjadi pilihan kontrasepsi alami selain sistem kalender,” kata Spesialis Kandungan, Prof. Dr.dr. Biran Affandi, SpOG (K), saat Press Confrence 'World Contraception Day 2010' di City Walk, Jakarta, Kamis 23 September 2010.
Masalahnya, anggapan ini masih menjadi kontroversi. Sejumlah ibu di dunia melaporkan metode kontrasepsi alami ini tidak efektif. Mereka masih bisa hamil meskipun sedang menyusui eksklusif bayinya. Mana yang benar?

Ternyata, jika ingin menjadikan aktivitas menyusui eksklusif sebagai alat kontrasepsi alami, ada proses yang perlu Anda ikuti, agar tidak terjadi kehamilan tidak direncanakan.  Fakta yang mendukung bahwa ASI bisa menjadi kontrasepsi alami syaratnya adalah bayi benar-benar harus diberikan hanya ASI tanpa tambahan makanan lain selama minimal 6 bulan.

Memberikan ASI secara ekslusif mampu meningkatkan produksi hormon prolaktin yang mampu menekan terjadinya ovulasi. Sehingga wanita yang tengah menyusui ekslusif tidak akan pernah mengalami masa subur.
“Bila bayi menyusui dari kedua payudara ibu selama satu jam dalam satu hari, bisa merangsang otak kecil ibu untuk mengeluarkan prolaktin. Jika jumlah prolaktin yang dikeluarkan cukup, maka mampu bekerja menekan ovulasi,” katanya menjelaskan.
Rata-rata bayi menyusui minimal 6 kali sehari. Sekali menyusui, durasi yang dibutuhkan minimal 10 menit. Namun, jika kurang dari 6 menit atau kurang dari 1 jam menyusui selama sehari, tidak bisa dijamin, apakah produksi prolaktin mencukupi untuk menekan tingkat ovulasi.

Namun, jika khawatir melakukan teknik kontrasepsi ini akan membuat Anda 'kebobolan' hamil, ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang aman bagi ibu menyusui atau paska keguguran. Kontrasepsi yang tidak mengganggu pasokan ASI untuk bayi dan tidak menimbulkan efek buruk bagi ibu yang mengalami masalah keguguran, antara lain IUD, sterilisasi, implan seperti susuk, suntikan atau bisa juga menggunakan minipil.
by :Indra putra

5 Cara Seksi Bakar Kalori

VIVAnews - Bermesraan dan bercinta dengan pasangan bukan hanya sangat baik untuk hubungan. Keintiman juga bagus untuk kesehatan fisik Anda dan pasangan, dalam hal ini adalah membakar kalori. 

Perasaan cinta membuat detak jantung berdegup lebih kencang dan ini membakar cukup banyak kalori.
Ketahui berapa kalori yang biasa Anda bakar saat sedang bermesraan dengan pasangan.

1. Berciuman, 68 kalori per jam
Berciuman bukan hanya membuat Anda merasa intim dan seksi tetapi juga membakar kalori. "Jika berciuman penuh gairah dan makin intim maka kalori yang terbakar bis amencapai 90 per jam," kata Jaiya Kinzbach, ahli seks seperti dikutip dari Womans Day.
Untuk lebih bervariasi Anda bisa melakukan push-up di atas tubuhnya, kemudian cium bibirnya. Gerakan tersebut bisa membakar 171 kalori dalam 30 menit.

2. Membuka baju, 8 kalori
Aktivitas membuka baju pasangan juga bisa membuat Anda membakar kalori. Kalori yang terbakar antara 8 hingga 10 kalori. Akan lebih banyak jika Anda membukanya dengan cara yang lebih seksi, misalnya dengan mata tertutup. Kalori bisa mencapai 80 kalori.

3. Pijat sensual, 80 kalori per jam
Dengan memberikan pijatan sensual pada pasangan, Anda sebenarnya juga sedang membakar banyak kalori. Memberikan pijatan dengan tengan bisa meningkatkan denyut jantung dan membuat kalori terbakar. Pastikan pijatan yang Anda berikan pada pasangan perlahan, hangat dan seksi.

4. Dansa romantis, 103 kalori per 30 menit
Berdansa romantis dan penuh gairah dengan pasangan juga bisa Anda lakukan untuk membakar kalori. Wanita juga akan lebih bergairah setelah berdansa. "Penelitian menunjukkan setelah latihan dansa dan aerobik, wanita lebih bergairah," kata Barbara Bartlik, MD, seorang psikiater.

5. Bercinta, 144 kalori per 30 menit
Kunci untuk menjadikan aktivitas bercinta menjadi cara efektif untuk membakar kalori adalah dengan membuatnya dalam durasi yang lama. Lakukan posisi yang membuat Anda dan pasangan melakukan gerakan aktif. Semakin aktif gerakan makin banyak kalori yang terbakar. Lalu, jika mencapai orgasme, maka kalori yang terbakar pun makin banyak.
by :Indra putra

Deteksi Diabetes 10 Tahun Lebih Cepat

VIVAnews - Diabetes adalah suatu penyakit yang timbul ketika tubuh tidak bisa lagi secara otomatis mengendalikan tingkat gula dalam darah. Selain genetik, penyakit ini juga dipicu faktor pertambahan usia, obesitas akibat, dan gaya hidup tak sehat.

Penelitian di bidang medis pun terus dilakukan. Berbagai eksperimen dilakukan untuk mengatasi ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi hormon insulin sebagai pengatur kadar gula darah.
Seperti dikutip dari laman Telegraph, penelitian terbaru yang dipublikasikan di British Science Festival ini mengungkap peluang untuk mendeteksi penyakit ini 10 tahun lebih cepat melalui tes darah. Temuan ini penting karena akan mempermudah penanganan dan tindakan pencegahan.

Studi yang dilakukan sejumlah ilmuwan King's College London itu berhasil mengidentifikasi sejumlah orang yang memiliki potensi kuat mengidap diabetes tipe 2. Studi dilakukan dengan mendeteksi level molekul genetik dalam darah yakni mikro RNA (MiR). Molekul ini sekaligus bisa mendeteksi risiko penyakit jantung dan gangguan arteri.

Studi juga menunjukkan bahwa tes yang fokus mengamati kondisi pembuluh darah ini juga bermanfaat untuk pasien yang sudah positif mengidap diabetes. Tes bisa membedakan pasien diabetes parah yang memungkinkan berkembang menjadi penyakit lain seperti stroke atau jantung.
"Ini sangat penting bagi dokter untuk menentukan pasien diabetes yang memiliki risiko tertinggi mengembangkan penyakit komplikasi kardiovaskular," kata Dr Manuel Mayr, pemimpin studi yang melibatkan 822 orang dewasa berusia 40-79 di Italia utara.

Profesor Jeremy Pearson dari British Heart Foundation, yang membiayai penelitian ini, mengatakan, "Ini penting, karena sekarang belum ada cara yang cepat dan sederhana untuk memantau kesehatan pembuluh darah." (pet)
by :Indra putra

Makanan Penurun Hasrat Seksual

VIVAnews - Selama ini Anda pasti sudah sering mendengar makanan afrodisiak yang bisa membangkitkan hasrat seksual. Tetapi tahukah Anda, ada makanan yang justru bisa menurunkan, bahkan menghilangkan hasrat seksual?
Sebaiknya hindari konsumsi makanan-makanan itu secara berlebihan, jika tidak ingin hasrat seksual Anda dan pasangan menurun. 

Berikut delapan makanan yang bisa menurunkan hasrat seksual, seperti dikutip dari The Star:

1. Licorice
Licorice adalah tanaman akar manis yang sering dijadikan bahan permen atau makanan manis lainnya. Licorice mengandung phytoestrogen, yang bisa menurunkan kadar hormon testosteron. Hormon ini tidak hanya terdapat pada pria tetapi juga wanita yang menjadi pemicu hasrat seksual.

2. Kedelai
Kedelai memang sangat baik untuk kesehatan Anda. Tetapi, jika dikonsumsi terlalu banyak efeknya sama seperti licorice, yaitu menurunkan level hormon testosteron.

3. Cilantro
Daun cilantro juga bisa menurunkan level testosteron. Daun ini banyak digunakan pada masakan Meksiko dan Vietnam.

4. Mint
Sering digunakan sebagai bahan permen atau minuman yang bisa menghilangkan aroma tidak sedap dalam mulut. Tetapi jangan terlalu banyak mengonsumsi permen mint, karena mint salah satu penurun level testosteron dan berdampak negatif pada hasrat seksual Anda.

5. Minuman tonik
Bahan utama dari minuman tonik adalah quinine, yang juga menurunkan level testosteron. Jadi, jika Anda pergi ke bar untuk minum, jangan terlalu banyak minum minuman jenis ini. 

6. Corn flakes
Anda harus tahu alasan John Harvey Kellogg menciptakan sereal jagung yang saat ini cukup terkenal. Ia adalah dokter di sebuah sanatorium, rumah sakit untuk merawat pasien yang berpenyakit menahun. Kellogg menciptakan sereal jagung untuk mengurangi hasrat seksual para pasien. 

7. Makanan manis dan berlemak
Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan berlemak dapat menutup dinding arteri. Hal ini menghambat aliran darah ke daerah genital sehingga hasrat seksual menurun.

8. Alkohol
Minuman beralkohol yang dikonsumsi secara berlebihan juga membuat hasrat seksual menurun. Setelah meminumnya, orang juga cenderung menjadi depresi dan sakit kepala.
by :Indra putra

Arti Jabat Tangan

VIVAnews - Ada makna mendalam di balik jabat tangan. Melalui gaya menyambut uluran tangan, Anda bisa menilai pribadi seseorang. Apakah dia memiliki rasa percaya diri tinggi, tegas, merasa tidak aman, atau tidak tegas.
Sangat menarik untuk mengetahui kepribadian seseorang di balik kebiasaannya berjabat tangan. Entah itu ayah, klien, teman, atau pria incaran.
Berikut tiga gaya berjabat tangan terkait penggambaran kepribadian seseorang, seperti dikutip dari laman Askmen.

1. Jabat tangan lemah
Ini menandakan seseorang memiliki pribadi yang lemah. Kekuatan cengkeraman seseorang menentukan sirkuit batin atau karakternya. Sejumlah staf human resource department (HRD) menggunakan taktik ini saat wawancara pekerjaan, untuk menilai apakah seseorang cocok dengan pekerjaan yang dilamarnya atau tidak.

2. Meremas tulang
Mereka yang memiliki kebiasaan menjabat tangan dengan cengkeraman sangat keras atau terlalu lama, menandakan ada hal negatif dalam dirinya. Itu menandakan sikapnya yang berlebihan. Cengkraman seperti ini menjadi menandakan kompensasi atas aura negatif dalam dirinya.

3. Tidak kencang dan tidak lemah
Jabat tangan yang baik adalah yang tidak terlalu kencang ataupun terasa lemah. Jabat tangan ini menandakan seseorang memiliki kepercayaan diri yang tidak berlebihan dan pintar menempatkan diri dalam segala suasana.

Dalam penelitian terdahulu yang dilakukan sejumlah ilmuwan dari University College London mengklaim bahwa kekuatan cengkeraman jabat tangan juga bisa digunakan untuk mendeteksi harapan hidup seseorang.
Mereka yang memiliki kekuatan cengkeraman lemah dianggap memiliki harapan hidup lebih pendek dibanding mereka yang terbiasa menjabat tangan dengan cengkeraman kuat. (pet)
by :Indra putra

Delapan Fakta Seputar Seksualitas Pria

VIVAnews - Banyak sekali informasi seputar seksualitas pria yang berkembang di masyarakat. Informasi itu tersebar secara berantai tanpa jelas asal mulanya, yang pada akhirnya dianggap sebagai satu pembenaran.
Ada baiknya Anda mengetahui fakta-fakta seputar seksualitas pria, yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut delapan fakta seks pada pria, seperti dikutip dari Fox News.

1. Sperma terjebak
Tidak semua sperma langsung mencapai telur sekaligus. Ada sperma yang tersimpan di dalam saluran vagina. Beberapa sperma yang terperangkap biasanya mengental atau menggumpal. Namun, enzim dapat mencairan gumpalan sperma itu sehingga membuatnya bisa bebas berenang menuju sistem reproduksi wanita.

2. Oksitosin pada pria
Level hormon oksitosin selama ini diketahui memengaruhi wanita saat bercinta dan menyusui. Hormon inilah yang membuat wanita suka bermesraan dan menimbulkan rasa sayang. Tapi, hormon ini juga memengaruhi pria. Peneliti asal Swiss menemukan oksitosin berhubungan dengan peningkatan rasa percaya diri pada pria.

3. Level testosteron tinggi bisa berdampak negatif
Selama ini level testosteron tinggi dianggap positif karena meningkatkan hasrat seksual pria. Dari hasil penelitian lanjutan, level testosteron yang tinggi membuat pria cenderung kasar dan memicu perceraian.

4. Meninggal saat berhubungan seks
Ada pola unik yang ditemukan dalam penelitian tahun 1975, soal kematian saat berhubungan seksual. Pria yang meninggal saat berhubungan seksual cenderung sedang berselingkuh dan sudah menikah. Kematian juga terjadi biasanya setelah mengonsumsi alkohol.

5. Orgasme cegah kanker payudara pria
Penelitian yang dilakukan di Yunani menunjukkan frekuensi orgasme pada pria dewasa berpengaruh pada risiko kanker payudara pria. Pria yang menderita kanker payudara cenderung jarang mengalami orgasme.

6. Ukuran alat vital pria bisa dilihat dari jarinya
Penelitian yang dilakukan tim dari University of Liverpool, Inggris, menunjukan bahwa jika pria yang jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk, memiliki level testosteron yang sehat. Tetapi, jika ukuran jari manis sama atau lebih kecil dari jari telunjuk, level testosteronnya rendah dan dapat diperkirakan panjang organ vitalnya seukuran jari manisnya.

7. Pria lebih cepat jatuh cinta
Pria lebih sulit terkontrol saat ia melihat wanita yang menarik. Pria bisa saja baru sekilas melihat wajah seorang wanita dan langsung jatuh cinta, kata seorang peneliti, Dr Helen Fisher.

8. Keluarga memengaruhi testosteron
Menurut penelitian tim dari Mayo Clinic pada 2001, saat pria sangat akrab dengan keluarganya, level testosteronnya akan menurun. Pengalaman sebagai ayah akan membuat level testosteron pria menurun terutama ketika ia menggendong bayi. (pet)

Cara Efektif Atasi Masalah Seksual Wanita

VIVAnews - Jangan terburu-buru mengandalkan ramuan medis untuk mengembalikan libido yang mulai merosot. Sebuah penelitian mengungkap, obrolan intens dengan pakar seks lebih ampuh bagi wanita untuk mengembalikan gairah seksual yang hilang.
Seperti dikutip dari laman Times of India, penelitian itu menunjukkan, wanita yang membicarakan masalah seksual dengan dokter memiliki kepuasan lebih besar terhadap kehidupan seks mereka, dibandingkan mereka yang mengandalkan obat 'kuat'.

Studi melibatkan 200 wanita usia 35-55 tahun di Amerika Serikat yang mengalami disfungsi seksual. Mereka diminta melakukan hubungan seksual dengan pasangannya masing-masing selama 12 minggu dan menuliskan pengalamannya berdasar tingkat kepuasan di jurnal harian.

Tapi, mereka dibagi tiga kelompok dengan perlakukan berbeda. Kelompok pertama diminta melakukan konsultasi dengan pakar di bidangnya, kelompok kedua diberikan obat 'kuat', sedangkan kelompok terakhir diberi suplemen palsu atau plasebo.

Simpulan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini menyebut bahwa berbicara dengan dokter tentang masalah mereka menjadi faktor signifikan untuk mengatasi gangguan seksual yang ada.
"Mereka memiliki kesempatan untuk berbicara dengan seorang profesional kesehatan, yang mendengarkan keprihatinan mereka, dan yang terpenting, membawa mereka serius," kata Andrea Bradford, yang melakukan penelitian di Baylor College of Medicine di Houston.
by :Indra putra

10 Tanda Perkawinan di Ambang Kehancuran

VIVAnews - Tak ada pasangan suami istri menginginkan perkawinan yang berujung perceraian. Namun, ketika suatu pernikahan selalu diwarnai konflik, hal ini juga bisa membuat hubungan di ujung tanduk. 

Membiarkan konflik berlarut-larut dalam pernikahan memang bisa menjadi biang masalah yang mengakibatkan perceraian. Waspadai beberapa keadaan yang mengancam nasib pernikahan, seperti dikutip dari GeniusBeauty:

1. Kurangnya spontanitas Anda dan pasangan

2. Tidak menginginkan kebersamaan

3. Kurang perhatian pada pasangan

4. Tidak ada waktu untuk diskusi bersama

5. Tidak lagi merencanakan masa depan

6. Kehilangan kepercayaan pasangan

7. Terjadi perselingkuhan

8. Tidak lagi saling menghormati

9. Penurunan gairah bercinta

10. Tidak puas secara seksual

Bila kehidupan pernikahan Anda dan pasangan mengalami beberapa gejala di atas, mulailah membangun komunikasi yang menjadi masalah dalam hubungan.
Jika tak mampu memecahkannya sendiri, bantuan dari orangtua atau orang yang kalian dipercaya bisa memberi solusi. Jika perlu, berkonsultasi dengan konsultan pernikahan sebelum memutuskan perceraian sebagai jalan keluar

Rabu, 22 September 2010

Tahu Kapan Duduk dan Berdiri

Jika Anda ingin memberi kesan tersendiri bagi pimpinan Anda dan juga rekan serta klien, maka tempat yang tepat adalah waktu rapat. Caranya sangat mudah, yaitu Anda harus tahu kapan harus duduk dan kapan harus berdiri.  

Setelah menyampaikan ide ketika Anda duduk, tetaplah duduk. Tentu, ide Anda adalah ide yang telah Anda persiapkan sebelumnya. Namun jika Anda ingin diskusi yang spontan, buatlah pembicaraan mengalir. Dengan cara ini Anda akan mendapatkan berbagai masukan atas kekurangan dan kelebihan dari ide Anda.

Penekanan “penting"
Masalah kepentingan ini bukan tentang Anda, tetapi tentang ide Anda.
Diskusi akan mengangkat masalah “penting” tadi, sehingga Anda akan mendapatkan dukungan dari rekan, klien maupun pemimpin Anda.

Bahasa tubuh
Ketika Anda berdiri untuk menyampaikan presentasi, pastikan bahwa bahasa tubuh Anda menyampaikan pesan bahwa Anda percaya diri dengan ide Anda namun juga terbuka untuk berbagai masukan yang ada. Duduk untuk berdiskusi dan menampung masukan orang lain adalah sinyal bahwa Anda menghargai pendapat orang lain dan memiliki kesediaan untuk sesuatu yang lebih baik lagi.
Jadi, pastikan Anda tahu kapan berdiri dan kapan untuk duduk. Sikap Anda akan terpancar lewat kata dan juga bahasa tubuh Anda. Buat para peserta rapat menerima pesan yang benar dari sikap tubuh dan perkataan Anda.

Source : allthingsworkplace.com


by :Indra putra

Selasa, 21 September 2010

Cewek Bodi "Curvy" Lebih Menarik?


Tak perlu lagi olahraga berat untuk mendapatkan bokong seindah ini.
AUSTIN, KOMPAS.com Memiliki tubuh indah bak gitar Spanyol adalah anugerah bagi kaum Hawa. Namun, mereka yang bertubuh indah harus hati-hati mencari pasangan. Menurut penelitian, pria yang mencari kencan sesaat cenderung mengabaikan wajah cantik dan lebih melihat pada kemolekan tubuh. 

Riset para ahli di Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat, menyatakan, lelaki yang mencari hubungan sesaat cenderung mengabaikan bentuk wajah perempuan. Mereka hanya murni melihat pada bentuk tubuh. 

Meski bentuk tubuh dan penampilan wajah dikenal sebagai indikator kesuburan, kemolekan akan membuat pria menilai langsung potensi kecocokan untuk berpasangan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Evolution and Human Behaviour ini melihat reaksi 375 pria dan wanita yang diminta mengajak kencan lawan jenisnya, tetapi dengan wajah atau tubuh yang telah dikaburkan. Relawan pria diminta  memilih antara wanita berwajah cantik atau bertubuh molek atau curvy.

Hasilnya menunjukkan, pria lebih memilih wanita bertubuh molek untuk berkencan, sementara mereka memilih wanita cantik untuk hubungan jangka panjang.

"Pria lebih sering menghindari wanita yang bertubuh curvy untuk berhubungan jangka panjang. Pria memprioritaskan wanita berwajah cantik untuk hubungan jangka panjang dan mementingkan bentuk tubuh saat memilih hubungan sesaat."

"Baik bentuk tubuh maupun wajah dapat memberikan petunjuk bagi nilai reproduktif dan tingkat kesuburan wanita. Tetapi penelitian menunjukkan, pria mencari wanita bertubuh bagus ketika mencari pasangan untuk jangka pendek," tulis para ahli dalam jurnal tersebut.

Para peneliti mengatakan, berbagai riset sebelumnya, seputar daya tarik fisik, selalu meneliti pada hal-hal yang membuat wajah dan bentuk tubuh menarik, seperti faktor simetris, tekstur kulit, dan rasio pinggang-panggul. Namun, hanya sedikit dari riset itu menekankan pada petunjuk reproduktif yang relevan yang disampaikan lewat wajah dan tubuh sebagai satu kesatuan.

Didasarkan teori yang menyatakan fertilitas lebih mudah dinilai dari tubuh wanita dibanding wajahnya, riset di Texas ini menguji hipotesis tersebut bahwa pria yang berniat melakukan hubungan jangka pendek cenderung memprioritaskan bentuk tubuh wanita dibandingkan tampilan wajahnya.

Sementara itu, wanita justru berbeda dengan pria. Pada kondisi kencan apa pun, selera wanita tidak terpengaruh. Kaum Hawa secara konsisten cenderung lebih mempertimbangkan wajah dibandingkan bentuk tubuh pria.

Para peneliti percaya, wajah seorang wanita menyediakan informasi yang relatif lebih kaya akan nilai reproduktif mereka. Sebaliknya, tubuh wanita lebih kuat mengisyaratkan nilai kesuburannya.

Namun, dua dimensi puncak ini berada pada usia yang berbeda, yang berarti tidak mungkin seorang wanita yang secara bersamaan berada pada puncak nilai reproduktif dan kesuburan. Dalam populasi manusia, puncak dari nilai reproduktif sekitar 17 tahun, sedangkan puncak kesuburan sekitar 24 tahun.
by :Indra putra

Tampil Muda dengan Senyuman

Sebenarnya tak perlu rumus panjang untuk tampil awet muda. Cukup dengan meluangkan waktu untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi. Tidak percaya?

Hal ini diamini Erlene Rosowsky, PsyD, asisten profesor klinis bidang psikologi di Harvard Medical School. Saat kita merawat tubuh, rasa percaya diri akan turut meningkatkan status sehat kita.

Khusus mengenai senyuman dan awet muda, Lauren Solomon, penulis buku Image Matter! First Steps on the Journey to Your Best Self, mengatakan adanya keterkaitan antara senyum yang “kusam” dengan penuaan. Seiring berjalannya umur, email gigi kita juga mengalami penuaan yang akan membuat gigi menjadi lebih gelap.

Sedangkan dengan memiliki senyum putih, secara otomatis bisa menunjukkan bahwa kita mempunyai kesehatan yang baik plus terlihat muda. Trik anti-penuaan yang cepat dan bisa kita lakukan pertama adalah dengan memangkas kebiasaan yang bisa mengotori gigi, seperti meminum kopi dan anggur merah, serta menghentikan kebiasaan merokok terlebih dahulu.

Untuk memperbaiki kerusakan dan mengembalikan kembali senyum yang putih, kita bisa meminta bantuan dokter gigi untuk melakukan perawataan dan pemutihan gigi. Supaya hasilnya bisa optimal dan tahan lama, kita juga harus tetap melakukan perawatan gigi sendiri secara rutin di rumah.

Mulai dari menyikat gigi dua kali sehari (sesudah sarapan dan sebelum tidur) dan melakukan flossing satu kali sehari. Tidak hanya akan menyempurnakan perawatan gigi, langkah ini juga akan melindungi gigi dari paparan noda, mengurangi risiko penyakit periodontal yang penyebab utama penanggalan gigi. So, Let’s brighten our smile today! (PreventionIndoensiaonline/Astrid Anastasia)by :Indra putra

Menggerakkan Badan, Kulit Pun Menawan

Olahraga tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran dan berat badan. Jangan lupa, kulit kita pun membutuhkannya. Hal ini terutama karena kegiatan gerak badan akan memperlancar sirkulasi oksigen dan peredaran darah yang menunjang proses produksi kolagen. Kulit pun lebih lembab dan cerah.

Olahraga yang dilakukan secara teratur juga akan mencegah penambahan berat badan yang tentu berpengaruh pada kualitas kulit seseorang. Dalam penelitian terbaru terungkap bahwa kulit orang yang tidak berolahraga akan terlihat lebih kendur dibanding orang yang rajin bergerak.

Ross Whitehead dari Universitas St.Andrew, Skotlandia, baru-baru ini mempublikasikan hasil penelitiannya mengenai efek olahraga dan penuaan kulit. Ia menggunakan metode matematis dengan teknologi pencitraan untuk memprediksi bagaimana bentuk, warna, dan tekstur perubahan wajah pada orang-orang yang tidak berolahraga dalam 20 tahun mendatang.

Whitehead ikut mempertimbangkan faktor penambahan berat badan karena makin tua seseorang akan terjadi kenaikan berat badan sekitar 0,5 kg per tahun untuk wanita dan 0,7 kg pada laki-laki. Perubahan gambar wajah-wajah para partisipan studi ini juga diprediksi berdasarkan tingkat keteraturan olahraganya.

"Foto yang menunjukkan bahwa kulit  kendur pada leher dan rahang adalah bagian wajah yang paling terpengaruh jika kita tidak berolahraga. Dahi dan area mata yang cenderung lebih gemuk juga tanda orang yang tidak aktif," katanya.

Whitehead dan timnya saat ini giat melakukan studi untuk menggambarkan kepada masyarakat bagaimana dampak kebiasaan sehari-hari terhadap penampilan mereka di masa depan. Selain olahraga, gaya hidup yang berpengaruh pada penampilan kulit antara lain adalah pola makan, tembakau, serta penggunaan alkohol.by :Indra putra

Makin Bergairah dengan Pijat Erotis

Kompas.com — Variasi seks akan menentukan kualitas hubungan intim. Semakin banyak variasinya, kemungkinan semakin menggairahkan pula hubungan tersebut. Pendapat ini tentu saja bukan basa-basi karena sebagai manusia normal, kita pasti memiliki kecenderungan untuk menjauhi apa pun yang sifatnya monoton alias itu-itu saja.
Sentuhan dengan rambut, bulu mata, dan juga jari-jari tangan akan memberi sensasi tersendiri.
Demikian juga untuk urusan seks. Salah satu variasi seks yang bisa dimanfaatkan adalah pijat erotis suami istri. Aktivitas ini dianjurkan sebelum pasangan melakukan hubungan intim sebagai foreplay.

Bagi pasangan yang keduanya sama-sama sibuk bekerja, variasi pemanasan ini memberi manfaat penting yang tidak sedikit. Salah satunya membangun suasana erotik di antara suami istri sebelum bercinta. Adanya sentuhan di sekujur tubuh tentulah bisa memacu gairah.

Tidak cuma itu, letih dan lelah serta pikiran yang sumpek sehabis bekerja dijamin bisa hilang dengan pijatan. Peredaran darah kembali lancar yang selanjutnya membuat tubuh segar dan bugar sehabis dipijat.

Agar dampaknya bisa dirasakan secara efektif, pijatan haruslah dilakukan dengan cara benar.

* Lakukan secara bertahap

Jangan lakukan pijatan secara terburu-buru. Cobalah bersikap rileks dan tenang. Sebelum melakukan pemijatan, lakukan pembicaraan romantis dengan suami istri. Lanjutkan dengan ciuman ringan sebelum membuka sebagian penutup tubuh. Mulailah pijatan di bagian-bagian tubuh yang tidak terlalu sensitif, seperti tangan dan kaki. Lakukan sentuhan dengan lembut, tetapi bertekanan cukup kuat di daerah-daerah tersebut. Lakukan berulang-ulang sampai pasangan benar-benar menikmatinya.

Setelah selesai, alihkan pijatan ke bagian-bagian yang lebih sensitif, seperti perut, pinggang, dan area seputar organ vital. Lakukan pijatan dari satu area, lalu pindah ke area lain dalam beberapa saat. Satu lagi yang perlu diingat, kenali daerah sensitif pasangan yang pasti berbeda antara individu yang satu dan lainnya. Bukan tidak mungkin, bagi pasangan yang satu, daerah paha dirasa tak memberi sensasi tertentu ketika disentuh, tetapi bagi pasangan lainnya justru memberi sensasi tersendiri.

* Lakukan bersama

Pijatan bisa dilakukan oleh salah satu pasangan, tetapi alangkah baiknya jika melibatkan kedua belah pihak. Setelah suami dipijat, giliran istri yang pasti sudah menunggu sentuhan suami tercinta. Masing-masing bisa melakukan sentuhan fisik yang bersifat merangsang sehingga keduanya dijamin bisa menikmati kepuasan bersama.

* Gunakan alat bantu

Libatkan semua anggota tubuh saat memijat. Sentuhan dengan rambut, bulu mata, juga jari-jari tangan dan kaki akan memberi sensasi tersendiri saat pemijatan berlangsung. Kalau perlu, sentuhlah tubuhnya dengan menggunakan kain bertekstur halus atau berbulu. Baluri pula dengan losion atau minyak aromaterapi yang dapat membangkitkan gairah.

* Lakukan pijatan seperlunya

Seperti aktivitas foreplay lainnya, lakukan pemijatan seperlunya. Lamanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Terlalu sebentar tentu saja tak memberi manfaat. Sementara terlalu lama juga bisa mendatangkan kebosanan yang akhirnya malah menurunkan gairah. Itulah sebabnya cermatilah kebutuhan suami istri dan ketahui persis kapan pasangan siap melanjutkan hubungan ke tingkat yang lebih mendalam. Jika memang sudah siap, buat apa menunggu lama.

* Libatkan emosi

Aktivitas seksual akan terasa semakin menggairahkan jika melibatkan emosi. Ini akan membuat pasangan merasa dicintai dan dihargai sehingga bisa lebih menikmati setiap sentuhan. Tunjukkan bahwa masing-masing pihak memang berusaha sungguh-sungguh memuaskan pasangannya.

Bahwa pijatan pada sebagian besar pasangan bisa menambah gairah memang tak perlu diragukan lagi. Namun, dalam kondisi tertentu, mungkin saja suami atau istri benar-benar dalam keadaan lelah sehingga hanya perlu dipijat agar bisa beristirahat. Kalau kondisinya seperti ini, ya jangan memaksakan diri untuk melanjutkan aktivitas sampai berakhir dengan hubungan intim.

Selain itu, pada kondisi tertentu, pijatan erotis bisa tidak efektif. Khususnya jika pasangan memiliki gangguan atau hambatan fungsi seksual (disfungsi seksual). Penyebabnya bisa faktor psikis ataupun fisik.

Pun bila pasangan mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes, yang bisa mengganggu saraf-saraf di daerah genital, maka pijatan yang dilakukan pasangan akan berakhir sia-sia karena gairah seksual pasangan tidak akan terdongkrak. Demikian juga jika seseorang tengah bermasalah dengan suami istrinya. Dalam kondisi demikian, jangan terlalu berharap pijatan mampu membangkitkan minat pasangan untuk berhubungan intim.

Itulah sebabnya agar aktivitas pijat erotis bisa efektif, ikatan emosional dengan pasangan haruslah senantiasa terjaga harmonis. Jangan lupa untuk mengupayakan penanganan/pengobatan beragam penyakit secara tuntas, terlebih penyakit yang bisa menyebabkan disfungsi seksual.
by :Indra putra